Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Aksi Seskab Teddy Usir Pejabat LRT Saat Peresmian Tuai Kecaman Warganet

Repelita.id

17 September 2026 16:59 WIB

[VIRAL] Aksi Seskab Teddy Usir Pejabat LRT Saat Peresmian Tuai Kecaman Warganet
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tindakan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang diduga meminta sejumlah pejabat penting meninggalkan gerbong saat peresmian moda transportasi memicu gelombang kritik pedas di media sosial.

Insiden yang terjadi pada masa peresmian jalur Lintas Rel Terpadu rute Kelapa Gading menuju Manggarai tersebut diunggah oleh akun Instagram @zulhilmi.yahya pada 9 jam yang lalu.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan akun media sosial tersebut, dipaparkan daftar nama para pejabat tinggi yang dikabarkan diminta keluar dari gerbong kereta oleh pihak pengamanan istana.

Adapun jajaran petinggi yang tercantum meliputi Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono, Dirut LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara, hingga Dirut Jakpro Iwan Takwin.

Kejadian tersebut sontak menarik perhatian publik lantaran para pejabat struktural yang diusir merupakan pihak-pihak yang telah berjasa dalam pembangunan moda transportasi tersebut.

Situasi itu bahkan membuat Pramono Anung tampak merasa kesal serta Presiden Prabowo Subianto terlihat kebingungan mencari keberadaan para direktur utama yang sebelumnya sudah sempat disalami.

Berbagai tanggapan keras langsung membanjiri kolom komentar akun Instagram @zulhilmi.yahya

dari para warganet yang menyayangkan gestur pengusiran tersebut.

Salah satu komentar netizen yang menyoroti etika dan cara komunikasi dalam pengamanan pejabat tinggi negara dituliskan secara persis tanpa ada perubahan teks sedikit pun.

"Masalahnya dia tuh nunjuk nunjuk ngusir. Harusnya kalau mau minta keluar bisa dengan gestur 🙏 "pak maaf ini area untik blablabla" Ga perlu nunjuk nunjuk."

Kritik tajam lainnya juga disampaikan oleh akun netizen yang mengibaratkan situasi tidak menyenangkan tersebut seperti tamu agung yang bertamu ke rumah warga namun pemiliknya justru diusir.

Komentar bernada kekecewaan mendalam dari warganet tersebut turut dilampirkan secara apa adanya tanpa ada modifikasi sedikit pun pada isi teks aslinya.

"ibarat presiden main ke rumah elu, tapi elu nya disuruh keluar sama bunted. parah bgt"

Bahkan, sejumlah pengguna media sosial mendesak agar tindakan pengawalan yang dinilai berlebihan seperti itu segera dievaluasi demi menjaga nama baik kepala negara di mata masyarakat.

Peristiwa ini menunjukkan betapa ketatnya pengawalan di ring utama sering kali menimbulkan gesekan serta rasa tidak nyaman bagi para pejabat dan pemangku kepentingan terkait.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung