Repelita Jakarta - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Profesor Amien Rais, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil sikap tegas atas merebaknya kekhawatiran publik terhadap kedekatan kepala negara dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya yang dinilai telah melampaui batas profesional.
Pernyataan tegas itu disampaikan melalui kanal YouTube Amien Rais Official yang diunggah pada Kamis (30/4/2026), sebagai respons terhadap viralnya video perayaan ulang tahun Seskab Teddy yang berlangsung di Paris pada 14 April 2026 lalu.
ADVERTISEMENT
Amien menegaskan bahwa persoalan akhlak seorang pemimpin dan orang-orang yang berada di lingkaran terdekatnya bukanlah semata-mata urusan privat yang tidak boleh disoroti publik.
Ia memperingatkan bahwa jika isu kedekatan yang dianggap berlebihan ini tidak segera disikapi dengan transparan dan tegas, maka kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo berisiko terkikis secara signifikan.
Baginya, moralitas bukan hanya nilai keagamaan yang bersifat pribadi, melainkan fondasi bernegara yang berlaku universal bagi seluruh aparatur pemerintahan.
"Tidak ada hukum tanpa moralitas," tegas Amien Rais melalui unggahan video yang telah ditonton puluhan ribu kali tersebut.
Amien kemudian mengarahkan perhatiannya pada isu yang ramai diperbincangkan publik belakangan ini, yaitu hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Amien Rais telah meminta Presiden Prabowo untuk mewaspadai gerak-gerik Seskab Teddy karena ia tiba-tiba didapuk menempati jabatan strategis sebagai sekretaris kabinet tanpa pengalaman birokrasi yang memadai.
Kekhawatiran Amien semakin menguat setelah momen perayaan ulang tahun ke-37 Teddy di Paris pada 14 April 2026 viral di berbagai platform media sosial.
Video yang beredar luas tersebut memperlihatkan suasana yang sangat hangat di mana Prabowo dan rombongan kepresidenan memberikan kejutan ulang tahun kepada Teddy di sela-sela agenda kenegaraan resmi di Prancis.
Dikutip dari Tempo, Teddy sendiri diketahui telah mendapatkan banyak keistimewaan yang tidak biasa sejak menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.
Struktur organisasi pemerintah bahkan diubah agar posisi Teddy yang masih berstatus sebagai prajurit TNI aktif tidak berbenturan dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.
Ia juga kerap bertindak sebagai juru bicara presiden secara de facto, sebuah peran yang dinilai jauh melampaui fungsi koordinasi kabinet yang seharusnya ia emban sebagai sekretaris kabinet.
Amien Rais melalui unggahannya kembali menegaskan bahwa seorang presiden tidak boleh sampai kehilangan kepercayaan dari rakyat yang telah memilihnya.
Selama kepercayaan itu ada, setiap langkah dan kebijakan presiden akan mendapat dukungan luas dari mayoritas rakyat dan legitimasi pemerintahan pun akan tetap terjaga dengan baik.
Ia juga menyoroti keheningan para ulama, habaib, asatidz, dan tokoh-tokoh agama nasional dalam menyikapi persoalan moralitas yang menyangkut istana ini.
Bagi Amien, tokoh-tokoh yang biasanya lantang berbicara soal moralitas dan kekuasaan justru memilih diam ketika isu moral ini menyangkut orang-orang di lingkaran terdekat presiden.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok