Repelita [Jakarta] - Pendakwah Bahar bin Smith menyampaikan perlawanan terbuka terhadap organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya menyusul terjadinya insiden pengeroyokan fatal.
Sikap keras tersebut ditunjukkan usai dirinya melawat korban dugaan tindakan kekerasan yang berlangsung pada aksi demonstrasi 27 Agustus.
ADVERTISEMENT
Peristiwa penganiayaan brutal yang melibatkan oknum anggota ormas tersebut dilaporkan mengakibatkan salah satu korban menghembuskan napas terakhir.
Guna membela warga yang menjadi korban aksi anarkis, Bahar bin Smith menyatakan kesiapannya untuk berdiri di garda terdepan melawan ketidakadilan.
Ia menginstruksikan aparat kepolisian agar bertindak adil serta segera memproses hukum para pelaku tanpa melihat latar belakang organisasi mereka.
Mengenai ancaman pengeroyokan terhadap warga, Bahar bin Smith menegaskan, "Lawan saya, jangan rakyat!".
Kabar mengenai pernyataan menantang serta pengawalan kasus pengeroyokan tersebut diunggah oleh akun @dayonemedia_id
pada tanggal 29 Agustus 2026.
Pemilik akun @dayonemedia_id
mengunggah narasi: "Bahar bin Smith secara terbuka melontarkan pernyataan tegas dan menantang ormas Grib Jaya usai menemui korban dugaan penganiayaan yang terjadi di tengah dinamika aksi unjuk rasa 27 Agustus lalu. Insiden pengeroyokan tersebut diketahui memakan korban hingga meninggal dunia. Dengan nada geram, Bahar bin Smith menegaskan bahwa dirinya siap pasang badan dan berada di sisi rakyat untuk melawan tindakan premanisme."
Akun @dayonemedia_id
melengkapi keterangannya dengan menuliskan: "Ia meminta aparat penegak hukum tidak pandang bulu dan segera menangkap para pelaku penganiayaan dari pihak mana pun tanpa terkecuali. "Lawan saya, jangan rakyat!" tegasnya sembari berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas. #BaharBinSmith #GribJaya #hercules #viral #habibbahar".
Sikap pasang badan Bahar bin Smith tersebut lantas memicu beragam tanggapan riuh dari netizen di jagat media sosial.
Sindiran atas perseteruan dua figur publik disampaikan oleh akun @virgolines
pada tanggal 29 Agustus 2026 melalui tulisan, "nah seru nih,,bahar vs hercules, preman surga dan preman dunia🤣".
Kekesalan atas tindak kekerasan di wilayah Jakarta diutarakan oleh akun @bravo_sch
pada tanggal 29 Agustus 2026 dengan komentar, "Kandang FPI di Petamburan & Sekitarnya Diacak " Warganya Digebukin Disiksa Oleh Ormas Grib Jaya Sampai Sekarat Ada Yg Meninggal Dunia 😮😡😡. Mana Jawara Betawi & Ormas Lama ??? Diam Saja 🫢🫢".
Pernyataan penolakan terhadap aksi premanisme diungkapkan oleh akun @rons_her_yudhi
pada tanggal 29 Agustus 2026 lewat cuitannya, "Tidak ada satupun masyarakat Indonesia yg takut sama grib. Ormas sampah masyarakat, rakyat semua bersatu".
Dukungan atas penegakan hukum disampaikan oleh akun @occodanoccy
pada tanggal 29 Agustus 2026 dengan menuliskan, "kali ini sy mendukung habib bahar. sudah keterlaluan polisi & preman2 grib jaya memperlakukan rakyat. kayak negara ngga ada aturan. dimanapun tindakan premanisme spt itu ngga ada yg membenarkan. usut tuntas, tegakkan keadilan utk rakyat".
Sementara itu, akun @syafruddin_hokel
pada tanggal 29 Agustus 2026 memberikan pandangannya melalui tulisan, "Kalau diajak duel one by one jelas lah si tangan satu dan simata satu yg di KO oleh Bahar Smith org cacat kok ditantang".
Dorongan agar dilakukan adu fisik secara terbuka disampaikan oleh akun @kulinerpinggiran85
pada tanggal 29 Agustus 2026 dengan cuitan singkat, "Ayo bib tantang single hercukes".
Rangkaian tanggapan publik di platform digital tersebut diakhiri oleh akun @bpr.h1102725
pada tanggal 29 Agustus 2026 yang mengunggah komentar, "Semangat bib, gw dukung elo kali ini 🗿".(*)
Editor: 91224 R-ID Elok