Repelita Jakarta - Insiden pemadaman listrik berskala besar yang melanda wilayah Batam memicu kepanikan dan kekhawatiran meluas dari masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
Kondisi kelumpuhan arus daya ini menyebabkan aktivitas harian warga menjadi terganggu serta memicu munculnya berbagai keluhan di ruang publik digital.
Situasi darurat tersebut membuat banyak pihak menyerukan dukungan moral serta doa demi keselamatan para penduduk yang sedang menghadapi masa sulit.
Bencana pemadaman ini dinilai telah melampaui batas kemampuan penanganan normal sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen terkait.
Keterangan tertulis mengenai situasi kelumpuhan total di wilayah kepulauan tersebut disebarluaskan oleh akun @narayahanafia pada tanggal 13 Oktober 2026.
Pernyataan asli dalam lembar informasi platform sosial media itu berbunyi, "BATAM CHAOS GESS... 😫😫😫 Mari berdoa utk saudara2 kita di wilayah2 yg sdg dlm bencana. Manusia sudah tdk bisa lagi mengatasi ini, hanya Tuhan yg mampu membantu. Stay safe ya.."
Kondisi padam total ini segera mengundang simpati sekaligus kritik dari sesama pengguna internet yang pernah merasakan pengalaman serupa.
Solidaritas sesama daerah yang kerap mengalami krisis infrastruktur disampaikan secara terbuka oleh akun @shinararen.
Netizen tersebut mengungkapkan kekesalannya melalui tulisan, "Hi, Batam... Kalimantan dan Papua mengerti bgt kondisi kalian, karena kami sering bgt mengalami ini... semoga kita semua kuat yaa, dan terus suarakan semua hal2 buruk ini, biar seluruh dunia tau, betapa jahat, bodoh dan egoisnya pemerintah Indonesia."
Pemberitahuan singkat mengenai operasional armada transportasi publik yang tetap berjalan diutarakan oleh akun @ridwanhr.
Warga digital tersebut memberikan pembaruan status logistik dengan menulis kalimat pendek, "Mbg tetap jalan"
Seruan untuk mengingat kembali rentetan kegagalan pengelolaan hajat hidup orang banyak disampaikan oleh akun @hny_kamoe.
Pengguna internet tersebut mengingatkan publik agar menjadikannya evaluasi politik dengan menulis, "Tolong semuanya ini diingat-ingat yaaa. Blackout, karhutla yang menggila, harga bahan pokok yang naik tajam Diingat-ingat!!! Termasuk partai2nya Jangan sampe lupa,,,saat pemilu 2029 nanti."
Ungkapan kekecewaan mendalam mengenai carut-marutnya kondisi tata kelola negara saat ini dilontarkan oleh akun @gaunt.tosca.
Warganet tersebut mencurahkan kesedihannya di halaman komentar dengan mengetik pesan, "Berantakan bgt negara kita saat ini guys😭😭😭"
Keheranan akibat minimnya peliputan dari institusi penyiaran arus utama konvensional dipertanyakan oleh akun @nienfhitriana.
Melalui ruang interaksi, netizen tersebut mengungkapkan ketidaktahuannya dengan menulis, "Ini beneran kak? Kenapa saluran berita di TV ga ada beritakan ini ya? Apa sy yg ke-skip? Semoga kondisi segera membaik.."
Pernyataan bernada sindiran tajam kepada para pemilih yang dinilai tidak selektif dalam menentukan kepemimpinan negara disampaikan oleh akun @restikakasihna.
Netizen tersebut memberikan argumen penutup diskusi dengan mengetik kalimat, "Sumpah ya kalian yg kemarin nyoblos dia dan gak nyesel sii hatinya udah ketutup bgt. Apalagi kalo masih ngomong "siapapun presidennya sama aja" denial parah🤦🏻♀️"(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads