Berita, Nasional

[VIRAL] Daftar Lengkap Mal Dan Gedung Besar Yang Tiba-Tiba Dipagari Besi Tinggi Di Jakarta Serta Surabaya

Repelita.id

01 August 2026 23:04 WIB

[VIRAL] Daftar Lengkap Mal Dan Gedung Besar Yang Tiba-Tiba Dipagari Besi Tinggi Di Jakarta Serta Surabaya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Publik di ruang digital dihebohkan oleh pemunculan deretan pusat perbelanjaan megah serta gedung perkantoran yang mendadak dikelilingi pagar besi tinggi.

Potret yang dibagikan melalui platform Threads memperlihatkan sejumlah kawasan komersial ternama di Jakarta dan Surabaya kini memasang barikade logam kokoh di area terluar.

ADVERTISEMENT

Perubahan fisik tersebut sontak memantik berbagai spekulasi liar di kalangan warganet yang mempertanyakan urgensi pemasangan pengaman mencapai ketinggian sekitar dua setengah meter itu.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Alphonzus Widjaja akhirnya angkat bicara guna meluruskan asumsi keliru yang telanjur berkembang luas di masyarakat.

Pihak asosiasi pengusaha menegaskan bahwa pemasangan barikade tersebut sama sekali bukan bentuk antisipasi darurat terhadap potensi kerusuhan sosial massa.

Langkah operasional itu murni diambil guna menertibkan sirkulasi mobilitas pengunjung sekaligus memperkuat batas pengamanan kawasan komersial secara menyeluruh.

Kondisi bangunan komersial yang sebelumnya terlalu terbuka kerap dimanfaatkan pelintas untuk keluar masuk dari sembarang titik sehingga memicu kesemrawutan lalu lintas.

Ya sebetulnya tujuan utamanya adalah supaya lebih menertibkan arus keluar masuk pengunjung.

Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja sehingga membahayakan lalu lintas sekitar ujarnya di Auditorium Kementerian Perdagangan Jakarta Kamis 30 Juli 2026.

Petinggi asosiasi pusat perbelanjaan tersebut menambahkan bahwa penerapan pembatasan perimeter sebenarnya bukan hal baru dalam dunia manajemen gedung komersial modern.

Beberapa sentra bisnis bahkan telah mengimplementasikan sistem pengamanan serupa sejak pertama kali memulai operasional komersialnya di perkotaan.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pemandangan pagar besi tampak membentang di sejumlah titik strategis kota besar.

Kawasan Kota Kasablanka di Jakarta Selatan menjadi salah satu lokasi yang paling banyak disorot karena memasang barikade abu-abu sepanjang seratus meter.

Keberadaan struktur besi tersebut membentang dari pintu gerbang utama hingga akses kendaraan bermotor guna mengatur pergerakan pejalan kaki secara tertib.

Pusat perbelanjaan raksasa Pakuwon Mall Surabaya turut menerapkan kebijakan pengamanan serupa pada area fasad bangunan komersial mereka.

Kompleks komersial lain termasuk Tunjungan Plaza Royal Plaza serta Pakuwon City Mall tidak ketinggalan memasang pembatas logam di sekeliling kawasan properti.

Fenomena penambahan struktur pengaman ini ternyata tidak hanya terbatas pada sektor pusat perbelanjaan saja di perkotaan.

Sejumlah gedung pencakar langit dan kawasan perkantoran eksklusif dilaporkan ikut memperketat perimeter lingkungan sekitar bangunan mereka.

Gedung EightyEight@Kasablanka Tower yang berada dalam satu kawasan terintegrasi turut dilindungi oleh barikade logam di sepanjang jalur utama.

Kantor institusi perbankan nasional di kawasan Pejompongan Jakarta Pusat juga terpantau mendirikan pagar tinggi demi mengamankan area sekitar gedung.

Manajemen pengelola properti mengungkapkan terdapat tiga pertimbangan utama di balik kebijakan pemasangan struktur besi tersebut.

Alasan pertama difokuskan pada upaya penataan akses keluar masuk agar terpusat sehingga tidak lagi mengganggu kelancaran arus kendaraan di jalan raya.

Faktor kedua berkaitan dengan langkah preventif bagi gedung yang berdiri di dekat lokasi langganan unjuk rasa massa.

Tetapi sekaligus juga tentunya beberapa teman-teman pusat perbelanjaan yang berada di dekat pusat-pusat kegiatan demonstrasi.

Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu batas pengamanan kata Alphonzus.

Alasan ketiga mencakup strategi mitigasi risiko jangka panjang guna melindungi keselamatan pengunjung aset korporasi serta kelancaran operasional harian.

Seluruh barikade yang terpasang dirancang menggunakan material logam solid berdesain bilah vertikal dengan bagian atas dibuat menyudut agar sulit dilompati.

Struktur semipermanen tersebut ditata rapi di sepanjang jalur pejalan kaki area penurunan penumpang hingga batas kepemilikan lahan gedung.

Otoritas pengelola memastikan seluruh langkah penataan ini semata-mata berorientasi pada ketertiban publik keselamatan berlalu lintas serta perlindungan aset kawasan bisnis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung