Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Dikira Cuma Akting, Seniman Ketoprak Meninggal Betulan Saat Menghibur Warga di Atas Panggung

Repelita.id

28 March 2026 15:50 WIB

[VIRAL] Dikira Cuma Akting, Seniman Ketoprak Meninggal Betulan Saat Menghibur Warga di Atas Panggung
Foto: Istimewa

Repelita Bantul - Kabar duka datang dari dunia seni tradisional di Bantul, di mana seorang seniman ketoprak bernama Ngatim meninggal dunia saat tengah tampil di atas panggung pada Selasa, 24 Maret 2026 malam, dalam sebuah pertunjukan yang seharusnya menjadi hiburan bagi masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi ketika pertunjukan baru memasuki adegan awal, di mana dalam sebuah lakon yang melibatkan aksi jatuh, Ngatim tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat sedang beradu peran dengan lawan utamanya di atas panggung.

ADVERTISEMENT

Situasi tersebut awalnya dianggap oleh para penonton dan sesama pemain sebagai bagian dari akting yang memang sesuai dengan adegan yang sedang dimainkan, sehingga tidak langsung mendapatkan pertolongan.

Awalnya tidak langsung ditolong karena memang adegannya seperti itu, demikian ujar Irma, menjelaskan mengapa para pemain dan penonton tidak segera menyadari kondisi darurat yang dialami oleh almarhum.

Namun setelah beberapa menit berlalu dan Ngatim tidak kunjung bangkit dari posisi terjatuhnya, para pemain dan penonton mulai menyadari bahwa kondisi tersebut bukan merupakan bagian dari pertunjukan yang sedang digelar.

Pertolongan segera diberikan oleh orang-orang yang berada di lokasi sebelum almarhum dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sekitar pukul 23.00 Waktu Indonesia Barat, Ngatim dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit setelah tim medis berupaya memberikan pertolongan namun tidak membuahkan hasil.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh pihak keluarga, pertunjukan ketoprak tersebut merupakan inisiatif dari almarhum sendiri untuk menghibur masyarakat yang tengah pulang kampung dan merayakan momen Lebaran bersama keluarga.

Ia ingin menghibur warga agar senang saat momen Syawalan, demikian ungkap Irma menyampaikan niat mulia almarhum yang ingin memberikan hiburan bagi masyarakat di kampung halamannya.

Sebelum naik panggung untuk tampil, Ngatim sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang fit kepada orang-orang di sekitarnya, namun ia tetap memilih untuk tampil demi menyukseskan pertunjukan yang telah direncanakan sebelumnya.

Meskipun telah merasakan ketidaknyamanan pada tubuhnya, almarhum tetap memaksakan diri untuk naik panggung karena keinginannya yang kuat untuk menghibur masyarakat yang sedang merayakan hari raya.

Kepergian Ngatim meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekan seniman yang selama ini berkolaborasi dengannya, serta masyarakat yang selama ini menikmati karya-karyanya di dunia seni ketoprak.

Sosok almarhum dikenang sebagai seorang pelaku seni yang tetap mengabdi hingga akhir hayatnya, bahkan ia menghembuskan napas terakhir di atas panggung tempat ia biasa menghidupkan cerita dan menghibur penonton.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung