Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Disdik Kalteng Minta Bantuan Pembersih Udara Sekolah Disabilitas Dicabut akibat Prosedur Administrasi

Repelita.id

02 November 2026 13:00 WIB

[VIRAL]  Disdik Kalteng Minta Bantuan Pembersih Udara Sekolah Disabilitas Dicabut akibat Prosedur Administrasi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Relawan terus berjuang di tengah kabut asap karhutla demi melindungi warga dari ancaman kualitas udara buruk.

Namun di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, bantuan fasilitas pembersih udara untuk siswa disabilitas justru diminta ditangguhkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng.

ADVERTISEMENT

Alasannya semata-mata terkait prosedur dan aturan administrasi.

Informasi tersebut diunggah oleh akun @kontrapolitik pada 1 November 2026.

Sebuah organisasi kemanusiaan bernama Humanis Project menjalankan program Sekolah Aman Asap di SKH Negeri 1 Palangka Raya.

Mereka memasang pembersih udara, tirai penahan asap, serta kipas angin guna melindungi siswa disabilitas dari paparan kabut asap.

Pihak sekolah telah menyetujui pemasangan tersebut.

Alat-alat itu sudah terpasang dan siap digunakan.

Tidak lama kemudian Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng memerintahkan program ditangguhkan.

Semua peralatan wajib dicabut dengan alasan izin dan ketentuan administrasi yang belum terpenuhi.

Ironi muncul saat daerah tengah menghadapi krisis udara bersih.

Masyarakat sipil berpatungan menyediakan fasilitas nyata bagi sekolah publik.

Bantuan fisik itu malah ditolak dan dihentikan alih-alih difasilitasi proses perizinannya.

Pertanyaan sederhana pun muncul.

Mana yang lebih diutamakan dalam birokrasi, prosedur kertas di atas meja atau keselamatan paru-paru anak-anak di dalam kelas.

Apakah ini bentuk penegakan aturan yang kaku atau ego birokrasi yang minim empati terhadap kebutuhan mendesak siswa.

(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

@kontrapolitik Relawan berjuang di tengah asap karhutla demi lindungin warga. Tapi begitu ada bantuan fasilitas pembersih udara buat siswa disabilitas di Palangka Raya, Dinas Pendidikan Kalteng malah minta program ditangguhkan dan alat dicabut atas alasan prosedur. Pihak sekolah padahal sudah menyetujui. Apakah formalitas surat-menurat lebih penting daripada kesehatan paru-paru anak-anak di kelas? #KontraPolitik ♬ original sound - kontrapolitik

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung