Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Edy Bayo Regar Soroti Jokowi, Prabowo, Gibran dan Dugaan Manipulasi Persyaratan Pencalonan Wapres

Repelita.id

26 September 2026 15:05 WIB

[VIRAL] Edy Bayo Regar Soroti Jokowi, Prabowo, Gibran dan Dugaan Manipulasi Persyaratan Pencalonan Wapres
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan mengenai perjalanan politik Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Gibran Rakabuming Raka kembali disampaikan melalui media sosial oleh Edy Bayo Regar.

Melalui akun X @regar_op0sisi pada 26 September 2026, Edy menyampaikan pandangannya mengenai dinamika politik yang berlangsung selama satu dekade pemerintahan Jokowi.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, Edy menulis, “10 tahun Jokowi merusak sendi sendi kehidupan bernegara di Republik ini.”

Ia kemudian mengaitkan kegagalan ambisi tiga periode dengan langkah politik setelahnya yang menurutnya melibatkan Prabowo dan Gibran.

“Gagal dengan ambisi 3 periodenya,dia tidak kehabisan akal. Dia cuci otak prabowo agar bisa menjadi penyambung tangannya dipemerintahan.”

“Dia suruh putranya sebagai garansi kesetiaan Prabowo kepadanya,padahal sesungguhnya dari segi apapun sangatlah tidak layak seorang Gibran untuk jadi orang nomor 2 dinegara ini.”

Edy selanjutnya menyoroti posisi Prabowo sebelum mengikuti kontestasi Pilpres 2024 dan menghubungkannya dengan peluang politik yang kemudian terbuka.

“Gayung bersambut,Prabowo yg sudah dua kali Gagal dalam kontestasi pilpres merasa punya peluang untuk mewujudkan impiannya.”

Menurut Edy, setelah itu terjadi kesepakatan politik yang kemudian berlanjut pada proses pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden.

“Kesepakatan pun terjadi,apa yg menjadi kekurangan sang putra mahkota dikondisikan sejak 2023.”

Edy juga menyebut tiga institusi negara dalam narasinya terkait persoalan yang menurutnya berhubungan dengan pencalonan Gibran.

“Persyaratan dimanipulasi dengan melibatkan tiga institusi yakni: MK untuk urusan usia. KPU untuk landasan hukum nya. Kemendikdasmen untuk urusan ijazah SMA.”

Pada bagian akhir unggahan tersebut, Edy menyatakan bahwa proses politik itu pada akhirnya menghasilkan Gibran sebagai wakil presiden.

“Akhirnya tujuanpun tercapai. Modal bimbel 6 bulan Gibran bisa jadi wapres.”

Pernyataan Edy tersebut merupakan pandangan dan tudingan yang disampaikannya melalui akun media sosial, sehingga substansi mengenai dugaan manipulasi persyaratan maupun keterlibatan lembaga-lembaga yang disebutkan tidak dapat diperlakukan sebagai fakta yang telah terbukti hanya berdasarkan unggahan tersebut.

Dalam unggahan lain pada hari yang sama, Edy juga membahas posisi gugatan yang diajukan Denny Indrayana dan sejumlah pihak di Mahkamah Konstitusi.

Ia menulis, “Posisi gugatan Deny Indrayana cs di MK. Skor 7-2 dari 9 hakim MK. Tinggal 2 hakim yg masih membela Gibran.”

Pernyataan mengenai komposisi dukungan hakim tersebut juga disampaikan Edy sebagai bagian dari komentarnya terhadap proses perkara di Mahkamah Konstitusi.

Dengan demikian, rangkaian unggahan @regar_op0sisi pada 26 September 2026 berisi kritik dan pandangan politik Edy mengenai pemerintahan Jokowi, pencalonan Gibran, Prabowo, serta proses hukum yang berkaitan dengan keduanya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung