Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Jokowi: Nggak Diajak Periode Kedua? Main Sendiri Nggak Masalah, Kode Duet KDM-Gibran 2029

Repelita.id

27 August 2026 20:01 WIB

[VIRAL] Jokowi: Nggak Diajak Periode Kedua? Main Sendiri Nggak Masalah, Kode Duet KDM-Gibran 2029
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Wacana mengenai konstelasi politik serta potensi kemitraan strategis menjelang pemilihan presiden mendatang kembali memicu perdebatan hangat di ruang publik digital.

Unggahan dari akun Threads @vincent_indonesia pada 27 Agustus 2026 menyoroti potongan wawancara yang dinilai menjadi petunjuk mengenai arah manuver politik di masa depan.

ADVERTISEMENT

Pemilik akun mengingatkan agar para pendukung tidak terburu-buru melempar kritik tajam karena peta koalisi masih sangat dinamis.

"BAP: "Kalau nggak diajak (di periode kedua) akan main sendiri atau nggak? " Jokowi: "Ya nggak masalah" Untuk pendukung KDM jangan terlalu benci dan menghina Jokowi maupun Gibran. Bisa jadi 2029 justru terjadi duet KDM-Gibran atau Gibran-KDM. Jokowi sdh ngasih kode keras di wawancara bocor alus. #jokowi #kdm #gibran #prabowo" tulis akun @vincent_indonesia memaparkan pandangannya.

Unggahan tersebut lantas memancing beragam tanggapan dari warganet yang memberikan apresiasi atas gaya diplomasi presiden terdahulu.

Pengguna akun @sonraeka memuji sikap serta pilihan kata yang disampaikan dalam sesi wawancara tersebut.

"jawaban berkelas dan penuh percaya diri dari Jokowi,tidak membikin lawan dan kawan merasa dikecewakan,mantaff" tulis akun @sonraeka di kolom komentar.

Pujian senada juga diutarakan oleh pengguna internet lainnya yang menilai karakter kepemimpinan tersebut sangat menonjol.

Akun @sekarwangi_ menyampaikan kekagumannya terhadap figur mantan kepala negara itu.

"Memang presiden ke 7 ini berkelas, luar biasa hebatnya" tulis akun @sekarwangi_ memberikan tanggapan.

Namun pandangan jenaka dan sindiran halus turut diutarakan oleh warganet lain terkait rekam jejak dinamika politik selama ini.

Melalui komentarnya akun @arikurniaaaaaa melempar sindiran ringan mengenai pola hubungan politik yang pernah terjadi.

"Soalnya bapak suka ga ngajak yang udah ngajak sih 😅" tulis akun @arikurniaaaaaa di kolom tanggapan.

Analisis mendalam mengenai kalkulasi demografi pemilih juga dipaparkan oleh pengguna media sosial lainnya.

Akun @sannymawardinov menilai bahwa faktor keterwakilan wilayah Jawa masih menjadi variabel penentu utama dalam memilih pasangan calon.

"Arahnya sudah ke tebak Gibran mau gandeng KDM di 2029, krn di Indonesia msh percaya Jawa adalah kunci. Dan lihatlah knp RG kritik keras KDM. 😁 Jadi jangan ghuluw sm tokoh2 politik Indonesia. 😁" tulis akun @sannymawardinov menyampaikan analisanya.

Tanggapan tersebut kemudian dibalas oleh pengunggah utama yang melihat adanya kesamaan kepentingan di antara para figur politik tersebut.

"KDM pun juga punya ambisi, jadinya klop🤭" tulis akun @vincent_indonesia menanggapi komentar tersebut.

Sementara itu sikap skeptis mengenai persyaratan administratif figur yang diwacanakan juga dilontarkan oleh warganet lain.

Akun @marcel_sabini menyinggung kelengkapan berkas legalitas sebelum melangkah lebih jauh ke bursa kepemimpinan nasional.

"Beresin dulu ijazahnya Gibran baru bicara copras capres" tulis akun @marcel_sabini menutup rangkaian diskusi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung