Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kabar Banjir Bandang Parapat Dibantah Warga, Hoaks Bencana Dikhawatirkan Ancam Ekonomi Pariwisata Sumatera Utara

Repelita.id

26 October 2026 00:35 WIB

[VIRAL] Kabar Banjir Bandang Parapat Dibantah Warga, Hoaks Bencana Dikhawatirkan Ancam Ekonomi Pariwisata Sumatera Utara
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kehebohan melanda jagat maya setelah beredarnya sebuah unggahan informasi mengenai bencana alam di salah satu destinasi wisata strategis wilayah Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai dugaan adanya musibah tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @joanramadanii pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Pemilik akun mengajak masyarakat pengguna internet untuk menggalang solidaritas kemanusiaan bagi para korban di beberapa provinsi terdampak.

Dalam takarir yang dibagikan, dia menuliskan pesan, "Paparat, Sumatera Utara terkena banjir badang. Tolong bantu UP terus saudara2 kita di Sumatera utara, Aceh dan semua yang kena banjir besar guys, kasian mereka harus menghadapi bencana ini sementara mereka juga punya keluarga, istri, anak & orang tua yang harus mereka jaga juga."

Pernyataan terbuka dari sang pemilik akun mengenai waktu terjadinya musibah juga sempat disampaikan di kolom interaksi digital.

Dia menanggapi pertanyaan warganet mengenai kepastian waktu kejadian dengan menulis kalimat singkat, "Hari ini dan kemarin kak"

Unggahan awal itu langsung memicu simpati sekaligus keprihatinan mendalam dari pengguna jejaring internet atas rentetan bencana alam nasional.

Warganet melalui akun @jonedcp_ ikut menyampaikan pesan kepedulian spiritual dengan menuliskan doa, "Kebakaran dan banjir, semoga kalian semua dalam perlindungan 🤲"

Kendati demikian, sentimen berbeda berupa penilaian sinis mengenai tata kelola lingkungan di daerah juga sempat bermunculan.

Hal tersebut diutarakan oleh akun @by.joanajoo yang memberikan sindiran bernada pasrah melalui tulisan, "Jadi udah agenda tahunan ya banjir di Parapat."

Di tengah riuhnya interaksi, beberapa kalangan netizen justru mendesak adanya proses verifikasi data yang ketat sebelum menyebarkan kabar ke publik.

Himbauan agar masyarakat berhati-hati terhadap peredaran berita palsu disampaikan oleh akun @charismartinpurba dengan mengetik komentar, "Kroscek dulu baru post kawan...hati2 hoax"

Puncak polemik digital terjadi saat warga setempat memberikan bantahan keras serta mengklarifikasi kondisi riil di lapangan.

Warga lokal melalui akun @ika_ambarita28 memprotes narasi menyesatkan itu karena dinilai dapat merugikan sektor ekonomi pariwisata daerah.

Dia menuliskan sanggahan otentik secara emosional, "Aku tinggal di Parapat. Biasakan buat berita yg beneerrrr. TIDAK ADA banjir bandang di Parapat. Utas mu ini bikin orang² ga berani datang ke Parapat, dimana mata pencahariannya dr wisatawan. Itu sama aja kamu menutup rejeki orang."(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung