Repelita Jakarta - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan ke Ponorogo. Ucapan tersebut disampaikan dalam acara yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kompas TV pada Jumat, 13 September 2024.
Hasan Abdullah Sahal mengatakan dirinya merasa agak tidak enak ketika harus menyampaikan pandangan langsung kepada Presiden. “Bapak Presiden, saya ngomong agak tak enak, sorry ye,” ucapnya di hadapan Prabowo. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan bermaksud menyinggung, melainkan bentuk kejujuran seorang kiai dalam menyampaikan aspirasi.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan itu, Hasan Abdullah Sahal menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter bangsa dan harus mendapat dukungan penuh dari negara. Ia menambahkan bahwa pondok pesantren selama ini telah menjadi benteng moral sekaligus pusat pembelajaran yang melahirkan banyak tokoh bangsa.
Prabowo Subianto yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik masukan dari pimpinan Gontor. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperhatikan kebutuhan pesantren dan memastikan dukungan terhadap pendidikan berbasis keagamaan. Menurut Prabowo, pesantren adalah bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang harus dijaga keberlangsungannya.
Acara yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kompas TV ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan interaksi langsung antara Presiden dan pimpinan pesantren. Banyak pihak menilai momen tersebut sebagai bentuk keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama. Dukungan masyarakat terhadap pesantren pun semakin kuat setelah pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka.
Dengan adanya dialog tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah dan pesantren semakin erat. Prabowo menegaskan bahwa aspirasi dari tokoh agama akan selalu menjadi perhatian dalam kebijakan pemerintah. Ia menutup pertemuan dengan keyakinan bahwa pesantren akan terus berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok