Berita, Internasional

[VIRAL] Klaim 7.000 Tentara Dikerahkan Macron di Prancis Dipatahkan, Video Disebut Rekaman Lama Perayaan PSG

Repelita.id

05 October 2026 23:04 WIB

[VIRAL] Klaim 7.000 Tentara Dikerahkan Macron di Prancis Dipatahkan, Video Disebut Rekaman Lama Perayaan PSG
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan mengenai kondisi terkini di Prancis memicu perdebatan setelah beredar klaim tentang pengerahan ribuan pasukan oleh Presiden Emmanuel Macron.

Informasi tersebut dibagikan akun Threads @creation.library sekitar sembilan jam sebelum naskah ini disusun dengan menyertakan video yang disebut menggambarkan situasi Prancis saat ini.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis klaim mengenai pengerahan tambahan 7.000 tentara oleh Macron untuk menghadapi apa yang disebut sebagai “Islamic invaders”.

“🚨 This is present-day France. 🚨

FRANCE: President Emmanuel Macron has ordered deployment of additional 7,000 troops to help fight the Islamic invaders as country seems going down to gallows

India, too, is currently following the same path the Government of India should declare Communism and the CJP banned in the interest of the safety of the people and the country.”

Klaim tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna Threads yang mempertanyakan keaslian serta konteks video yang dibagikan.

Akun @dean31730 memberikan komentar yang menyalahkan kebijakan imigrasi Macron sejak awal.

“Macrons fault from the beginning to allow mass immigration.”

Namun, akun @stuflemm menyebut video tersebut berkaitan dengan perayaan kemenangan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

“This is from the summer after PSG won the Champions league🙄”

Hal serupa disampaikan akun @noxazer yang secara langsung menuding unggahan tersebut sebagai informasi palsu dan menyebut rekaman yang digunakan merupakan video lama dari perayaan sepak bola.

“Lol, you are fake news. This is old footage of football célébration. 🤡

Fuck you deeply in da ass. If no effeil tower, you will says it's USA 😅”

Perdebatan tersebut menunjukkan adanya perbedaan klaim mengenai konteks video yang beredar, dengan sebagian pengguna mempertanyakan narasi bahwa rekaman tersebut menggambarkan kondisi Prancis saat ini.

Hingga unggahan tersebut menjadi bahan perbincangan, sejumlah pengguna Threads tetap memberikan respons berbeda terhadap klaim mengenai situasi Prancis dan kebijakan pemerintahnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung