Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Lulusan Kampus Swasta MDIS Tidak Diakui Otomatis Jadi Pegawai Negeri dan Pejabat Publik di Singapura

Repelita.id

09 October 2026 21:54 WIB

[VIRAL] Lulusan Kampus Swasta MDIS Tidak Diakui Otomatis Jadi Pegawai Negeri dan Pejabat Publik di Singapura
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Standar pengakuan akademis bagi lulusan lembaga pendidikan swasta luar negeri kini tengah menjadi sorotan hangat di kalangan masyarakat menyusul bergulirnya sengketa berkas syarat pencalonan pimpinan nasional.

Informasi edukatif mengenai sistem ketatanegaraan tersebut diunggah oleh akun @kayza_88 melalui sebuah pembahasan tertulis pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam deskripsi tertulisnya, pemilik akun menguraikan fakta otentik mengenai kualifikasi lulusan Private Education Institute atau PEI seperti MDIS yang tidak diakui secara otomatis oleh Public Service Division untuk menjadi pegawai negeri sipil di Singapura.

Pemerintah setempat dilaporkan sangat memprioritaskan jalur pendidikan nasional formal melalui jajaran Autonomous Universities ternama layaknya National University of Singapore, NTU, ataupun SMU.

Narasi pembatasan kualifikasi itu diperkuat oleh komentar kiriman akun @urangbandungdung yang menuliskan keluhan langsung, "lulusan foundationnya juga ga bs dipakai apply univ negeri singapore, padahal ijazah sma bisa loh"

Pengunggah konten menyahut opini tersebut dengan mengonfirmasi keunggulan berkas nasional lewat kalimat, "Ijazah SMA Negeri disana emang jauh lebih powerful untuk masuk PTN Singapura, kurikulum GCE A-Level terkenal sangat berat, bahkan diakui secara global sebagai salah satu varian A-Level paling sulit di dunia"

Di tempat terpisah, dinamika pembahasan ini memicu kritik satir dari kalangan pengguna internet lain mengenai longgarnya pengawasan administrasi hukum sengketa jabatan di dalam negeri.

"wkwkwkwk..brati di Indo parah donk..lulusannya malah jadi Big Bosnya PNS," tulis pengguna akun @kuntifauzia secara persis dalam kolom komentar platform media sosial Threads tersebut.

Dampak dari ketiadaan dokumen kelulusan tingkat menengah atas ini dinilai telah menutup ruang perdebatan pembuktian fisik berkas pendaftaran karena posisinya yang dianggap sudah final.

Hal tersebut ditegaskan secara rinci melalui pernyataan tertulis yang diunggah oleh akun @widhy.hr di mana dirinya mempublikasikan sebuah draf pandangan personal.

"Tentang Gabran tidak punya ijazah, CASE CLOSED! Sekalipun tiba-tiba ijazah itu ditemukan atau dibuatkan baru, Tetap tidak bisa menutup fakta, Bhw saat pendaftaran Pilpres 2024 TIDAK ADA IJAZAH Gabran! Jadi tidak ada perdebatan lagi, Sekarang saatnya berdebat tentang: (A) Akankah Gabran lengser /dilengserkan? Atau (B) Tiji-tibeh. Mati siji mati kabeh!? Saya pilih B ;)" tulisnya secara utuh.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung