Berita, Internasional

[VIRAL] Makanan Tak Layak Prajurit Marinir AS di Perang Iran, Menteri Perang Pete Hegseth Ngamuk Serang Media: Ini Hoax

Repelita.id

19 April 2026 18:07 WIB

[VIRAL] Makanan Tak Layak Prajurit Marinir AS di Perang Iran, Menteri Perang Pete Hegseth Ngamuk Serang Media: Ini Hoax
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Viral kabar tentang makanan tidak layak yang diterima prajurit marinir AS di kapal perang Selat Hormuz membuat Menteri Perang AS Pete Hegseth ngamuk dan menyerang media yang memberitakan isu tersebut.

Hegseth dengan tegas menyebut laporan tentang kekurangan makanan di USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli sebagai berita palsu atau hoax yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan publik.

ADVERTISEMENT

US Navy benar, ini fake news, tim saya sudah memastikan kedua kapal memiliki persediaan makanan lebih dari 30 hari, tulis Hegseth di akun media sosialnya pada Sabtu, 18 April 2026, seraya menyerang media yang melaporkan kabar tersebut.

Isu ini mencuat setelah beredar foto-foto jatah makan marinir yang dinilai tidak layak, seperti porsi sedikit daging dan satu tortilla, yang viral di media sosial dan memicu kemarahan keluarga prajurit.

Pihak Angkatan Laut AS juga mengeluarkan pernyataan resmi membantah adanya kekurangan ransum atau penurunan kualitas makanan, dengan menegaskan bahwa penyesuaian menu adalah bagian dari strategi operasional.

Seorang ayah marinir AS, Dan F, sebelumnya mengaku terkejut karena militer terkuat di dunia seharusnya tidak kekurangan makanan, sementara keluarga dan komunitas di AS berusaha mengirim paket bantuan yang tertahan.

Menteri Perang AS juga menegaskan bahwa penghentian pengiriman paket pribadi ke prajurit hanya bersifat sementara akibat operasi tempur dan kini kebijakan tersebut sudah dicabut.

Kontroversi ini turut memicu sindiran dari Iran, dengan Kedutaan Iran di Inggris melontarkan komentar mengejek di media sosial terkait kondisi kapal perang AS di Selat Hormuz.

Pernyataan mengejek tersebut merujuk pada insiden lama di kapal induk USS Gerald R. Ford di mana masalah sistem sanitasi sempat menyebabkan antrean panjang bagi awak kapal yang ingin buang air besar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung