Berita, Internasional

[VIRAL] Menteri Pertahanan AS Bantah Keras Kabar Kelaparan di Kapal Perang Iran, Sebut Hoax, AL AS Pastikan Logistik Aman dan Persediaan Makanan Lebih 30 Hari

Repelita.id

19 April 2026 18:18 WIB

[VIRAL] Menteri Pertahanan AS Bantah Keras Kabar Kelaparan di Kapal Perang Iran, Sebut Hoax, AL AS Pastikan Logistik Aman dan Persediaan Makanan Lebih 30 Hari
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Pemerintah Amerika Serikat membantah keras laporan soal kekurangan makanan di kapal perang yang beroperasi di Selat Hormuz, Iran, dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut kabar tersebut sebagai hoax yang menyesatkan.

US Navy benar, ini fake news, tim saya sudah memastikan USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli memiliki persediaan makanan lebih dari 30 hari, tulis Hegseth di media sosial pada Sabtu, 18 April 2026.

ADVERTISEMENT

Isu ini mencuat setelah beredar klaim dari pihak yang mengaku awak kapal yang menyebut mereka selalu lapar akibat keterbatasan logistik, dengan foto-foto jatah makan yang tak layak viral di media sosial.

Dua kapal yang dimaksud adalah USS Abraham Lincoln (CVN-72) dan USS Tripoli (LHA-7) yang tengah menjalankan operasi militer di kawasan Selat Hormuz sebagai bagian dari misi Operation Epic Fury melawan Iran.

Pihak Angkatan Laut AS juga mengeluarkan pernyataan resmi menegaskan tidak ada kekurangan ransum maupun penurunan kualitas makanan bagi para prajurit di kapal perang tersebut.

Angkatan Laut AS memiliki kemampuan logistik yang tak tertandingi untuk mendukung operasi di laut, penyesuaian menu adalah bagian dari strategi menjaga daya tahan operasional kapal, demikian pernyataan resmi AL AS.

Selain soal makanan, Angkatan Laut juga menanggapi isu penghentian pengiriman paket pribadi ke prajurit dengan memastikan kebijakan tersebut hanya bersifat sementara akibat operasi tempur dan kini sudah dicabut.

Di sisi lain, kontroversi ini turut memicu sindiran dari pihak Iran, dengan Kedutaan Iran di Inggris melontarkan komentar bernada mengejek di media sosial terkait kondisi di kapal perang AS.

Pernyataan tersebut merujuk pada insiden lama di USS Gerald R. Ford (CVN-78) di mana masalah sistem sanitasi sempat menyebabkan antrean panjang bagi awak kapal yang ingin buang air besar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung