Repelita Jakarta - Sebuah tragedi kecelakaan lalu lintas yang fatal terjadi di wilayah Sumatera Selatan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa satu keluarga.
Peristiwa naas tersebut melibatkan sebuah kendaraan operasional program pemerintah yang melaju di jalanan antarwilayah.
ADVERTISEMENT
Informasi mengenai insiden mematikan ini menyebar setelah diunggah ke ruang publik pada tanggal 10 Oktober 2026.
Kabar duka tersebut sebelumnya diunggah oleh akun [@regar_op0sisi](https://x.com/regar_op0sisi/status/1844237190016766440) yang menyayangkan terjadinya musibah di jalan raya tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, sebuah mobil operasional Makan Bergizi Gratis meluncur dengan kecepatan sangat tinggi di jalur lintas wilayah.
Saat kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh Muhammad Unus Jauhari itu tiba di sebuah area tikungan, muncul sepeda motor dari arah berlawanan.
Motor tersebut dikendarai oleh seorang kepala keluarga bernama Subeliadi yang sedang membonceng istri beserta dua orang anaknya.
Akibat melaju terlalu kencang, mobil operasional tersebut mendadak hilang kendali hingga oleng dan langsung menghantam kendaraan roda dua di depannya.
Dampak benturan keras tersebut mengakibatkan Subeliadi, istrinya, serta satu orang anaknya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah.
Sementara itu, anak mereka yang berusia paling kecil dilaporkan berhasil selamat dari maut dalam insiden mengerikan tersebut.
Tragedi berdarah ini diketahui terjadi di kawasan Jalan Raya Lintas Komering, Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Peristiwa kecelakaan maut yang merenggut tiga nyawa sekaligus itu dilaporkan berlangsung pada hari Kamis, 8 Oktober 2026.
Kecelakaan yang melibatkan armada logistik program strategis ini pun memicu keprihatinan mendalam serta sorotan tajam dari masyarakat luas di media sosial.
Pihak pengunggah informasi bahkan menyampaikan kritik serta kekecewaan yang sangat mendalam atas terjadinya musibah tersebut di ruang siber.
Melalui takarir di akun pribadinya, netizen tersebut menuliskan ungkapan kemarahan secara tertulis, "MBG program terkutuk."
Publik pun mendesak agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas penyebab kecelakaan dan memproses hukum pengemudi yang dinilai lalai dalam berkendara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
MBG program terkutuk. Mobil MBG yang dikemudikan Muhammad Unus Jauhari melaju dengan kecepatan tinggi, tiba disebuah tikungan muncul sebuah motor yang dikendarai oleh seorang ayah bernama Subeliadi yg membonceng istri dan dua orang anaknya. Naas mobil MBG yg melaju dgn kecepatan tinggi oleng dan menabrak motor. Subeliadi dan istrinya serta 1 orang anaknya tewas,sementara anak yg paling kecil selamat. Jalan raya lintas komering Desa Rasuan Kec Madang Suku OKU Timur Sumsel Kamis 8 Oktober 2026.
— Edy Bayo Regar (@regar_op0sisi) October 10, 2026