Repelita Jakarta - Sebuah cuitan dari akun @NenkMonica pada tanggal 13 April 2026 menarik perhatian publik di tengah ramainya polemik pelaporan Jusuf Kalla oleh GAMKI terkait ceramahnya di Masjid Kampus UGM pada 5 Maret 2026.
Dalam unggahannya di media sosial X, Monica menuliskan bahwa siapapun yang menyenggol ijazah pria Solo akan dicarikan masalahnya untuk diskriminasi.
ADVERTISEMENT
Sumber:
@NenkMonica di X - unggahan 13 April 2026
"Cuitan: Siapapun yg menyenggol Ijazah Pria Solo akan dicarikan masalahnya utk diskriminasi."
Cuitan Monica ini muncul setelah Jusuf Kalla meminta mantan Presiden Joko Widodo untuk memperlihatkan ijazah aslinya guna mengakhiri polemik yang berkepanjangan di masyarakat.
Publik kemudian mempertanyakan mengapa laporan polisi terhadap JK baru dilayangkan pada 12 April 2026, lebih dari sebulan setelah ceramah Tarawih Ramadan tersebut disampaikan.
Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, yang juga merupakan kader PSI dan anak buah Kaesang, memimpin pelaporan JK bersama sejumlah lembaga Kristen lainnya.
Mereka menilai pernyataan JK yang menyinggung frasa syahid dalam konflik Poso dan Ambon telah menyakiti hati umat Kristen dan menimbulkan kegaduhan.
Komentar Monica pun menjadi salah satu bahan perbincangan netizen yang menduga adanya motif di balik pelaporan JK yang dinilai tidak tepat waktu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Siapapun yg menyenggol Ijazah Pria Solo akan dicarikan masalahnya utk diskriminasi. pic.twitter.com/huu3bzJ3dy
— πΈπππππ α΄ΌαΆ αΆ β±αΆβ±α΅Λ‘ (@NenkMonica) April 13, 2026