Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Netizen Rujak Aksi Nusron Wahid Kaitkan Program Makan Bergizi Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Repelita.id

09 September 2026 23:27 WIB

[VIRAL] Netizen  Rujak Aksi Nusron Wahid Kaitkan Program Makan Bergizi Gratis dengan Ayat Al-Qur'an
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial setelah sebuah unggahan Threads mempertanyakan cara program tersebut dikaitkan dengan dalil agama.

Sorotan itu disampaikan akun Threads @hidupitubelajar99 melalui unggahan yang dipublikasikan pada 9 September 2026 dan telah ditonton ribuan kali.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, akun tersebut mempertanyakan pernyataan seorang menteri yang dinilai mengaitkan MBG dengan Surat Al Quraisy ayat 3.

“Entah apa yang dipikirkan oleh pak menteri yang sangat terhormat ini...

Menjilatnya super sekali. Pakai DALIL AGAMA lagi... SUEEDAAAPPP...

Surat Al Quraisy ayat 3 itu merujuk pada Allah sebagai penjamin dan pembebas kaum itu dari rasa lapar dan ketakutan. Ini malah disebut MBG. Apa ini yg disebut kemarin Tuham 100, prabowo 99?

Sungguh ANEH. COCOKLOGI lagi....”

Unggahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan beberapa komentar dari akun yang sama yang menggunakan nada satir terhadap materi atau pernyataan yang sedang dibahas.

“Jangan dilihat.. Nanti muntah,” tulis @hidupitubelajar99 dalam salah satu unggahan lanjutan.

Pada unggahan berikutnya, akun tersebut kembali menuliskan, “Stop.. Jangan dibayangkan lagi.. Elus perut sambil bilang: amit amit jarang bayi 😜😜”.

Percakapan itu kemudian mendapat tanggapan dari pengguna Threads lainnya yang ikut mempertanyakan hubungan antara keberadaan MBG dan ukuran kemajuan sebuah negara.

Akun @you.are.funny.bro menuliskan, “Negara maju ada mbg, jadi mbg ciri negara maju...? Gw suka nggambar, diktator austria suka gambar, orang yang suka gambar diktator austria?”

Komentar lain muncul dari akun @kusnadi_hr yang mempertanyakan motif di balik pernyataan atau sikap pihak tertentu dalam konteks isu yang sedang dibahas.

Akun tersebut menulis, “Lagi cari aman kawan tu,katanya sih hbs trm 400 rb dolar hasil dari bagi2 kuota haji ke swasta?”

Akun @hidupitubelajar99 kemudian memberikan respons singkat terhadap komentar tersebut dengan menulis, “Menjilat”.

Sementara itu, akun @khataqata memberikan komentar bernada sindiran yang mengaitkan pembahasan dengan istilah “keracunan ompreng”.

“CIRI CIRI YANG KERACUNAN OMPRENG BIASANYA KAYA GINI YA ADEK ADEK YA.. KALAU KETEMU ORANGNYA, JANGAN DIBAWA KE RUMAH SAKIT.”

Rangkaian unggahan dan komentar tersebut memperlihatkan adanya kritik serta sindiran warganet terhadap cara MBG diposisikan dalam narasi mengenai kesejahteraan, agama, dan kemajuan negara.

Sorotan terhadap penggunaan dalil agama dalam pembahasan MBG juga memperlihatkan bahwa program tersebut tidak hanya menjadi isu kebijakan publik, tetapi turut memunculkan perdebatan mengenai penggunaan simbol dan rujukan keagamaan dalam komunikasi pemerintah.

Meski demikian, berbagai tudingan dan pernyataan yang muncul dalam kolom komentar merupakan pendapat pengguna media sosial dan tidak dapat dianggap sebagai fakta terverifikasi tanpa bukti atau konfirmasi dari pihak yang disebut.

Perdebatan mengenai MBG pun terus berkembang di ruang digital, dengan sebagian pengguna menyampaikan kritik, sementara lainnya memberikan penilaian berbeda terhadap tujuan serta pelaksanaan program tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung