Repelita Jakarta - Perbincangan mengenai Prabowo Subianto dan sosok KDM kembali muncul di media sosial setelah sejumlah pengguna Threads menyampaikan pandangan terkait dinamika politik dan kekuasaan.
Salah satu unggahan berasal dari akun @ragnarok_epin yang dipublikasikan pada 9 September 2026, sekitar 11 jam sebelum feed tersebut dihimpun, dengan menyoroti elektabilitas Prabowo serta kemunculan KDM dalam pembahasan politik.
ADVERTISEMENT
"Gw dr awal juga curiga, mumpung elektabilitas so Prabowo LG anjlok, Mak di sodorin si KDM semakin gencar, jikalau terpilih KEKUASAAN PRABOWO masih ada . Ternyata KDM juga KACUNG OLIGARKIπ"
Unggahan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna Threads yang ikut menyampaikan penilaian masing-masing mengenai arah politik dan figur yang disebut dalam percakapan.
Akun @kingmasterbadger menuliskan komentar yang menyerukan sikap boikot terhadap kelompok tertentu serta mengungkapkan kekecewaan terhadap pilihan pejabat di tingkat pimpinan.
"BOikot Permanent dari golongan mereka kelompoknya Rakyatnya Sudah Kapok Pilih Pejabat Pimpinan Tinggi Dari Golongan ijo dan coklat Rakyatnya sendiri yang jadi korban π"
Komentar tersebut kemudian ditanggapi singkat oleh @ragnarok_epin selaku pengunggah awal dengan tulisan:
"Akurrr ..."
Sementara itu, akun @nurdinrico memberikan tanggapan pendek yang menyinggung narasi mengenai air mata dan konten yang beredar di ruang publik.
"Air mata konten"
Perbincangan juga melebar pada nama Mulyono dan Mulyadi setelah akun @tutyhinda mengaitkan keduanya dengan sebuah tulisan yang disebutnya berasal dari Majalah TEMPO.
"Apa kata Majalah TEMPO β Habis πππππππ terbitlah πππππΌπΏπ. Itu artinya kedua orang tersebut sama-sama di pelihara oleh Naga 9 dan sama-sama mengandalkan pencitraan sbg Senjata mencari dukungan...ππ"
Komentar lainnya datang dari akun @silo.regar13 yang memberikan penilaian singkat terhadap sosok yang menjadi bagian dari pembahasan tersebut.
"Muka juga kliatan penjilat bgt"
Rangkaian unggahan dan komentar itu memperlihatkan adanya perdebatan warganet mengenai figur politik, elektabilitas, kekuasaan, serta dugaan hubungan dengan kelompok tertentu.
Namun, berbagai tuduhan dan penilaian yang disampaikan para pengguna Threads tersebut merupakan pendapat pribadi dalam percakapan media sosial dan tidak dengan sendirinya membuktikan tuduhan mengenai oligarki, pencitraan, maupun hubungan politik yang disebutkan dalam komentar. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads