Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ombudsman Temukan Deretan Miras Mewah di Ruangan Bergaya Hotel Bintang Lima Lapas Cibinong

Repelita.id

28 September 2026 16:50 WIB

[VIRAL] Ombudsman Temukan Deretan Miras Mewah di Ruangan Bergaya Hotel Bintang Lima Lapas Cibinong
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sorotan terhadap temuan minuman keras di Lapas Kelas IIA Cibinong kembali mencuat setelah Edy Bayo Regar membahasnya melalui akun X [@regar_op0sisi] pada 27 September 2026.

Dalam unggahannya yang terakhir diedit pukul 07.39 WIB tersebut, Edy Bayo Regar menyebut minuman yang ditemukan Ombudsman berada di ruangan yang menurutnya menyerupai fasilitas hotel berbintang di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

Edy Bayo Regar menulis, "Miras yg ditemukan ombudsman diruangan ba' hotel bintang lima yg ada dilapas Cibinong. Ini bukanlah wine. Ini minuman keras impor yg mahal. Botol bening tutup warna hijau adalah Glenfiddich 12 years old harganya kisaran 700 ribu hingga 1,4 juta. The Glenlivet 12 years old harganya kisaran 700 ribu hingga 1,2 juta. Johnnie Walker Black Label harganya kisaran 400 ribu hingga 750 ribu. Minuman ini diklaim kalapas Cibinong adalah miliknya kepala seksi keamanan dan ketertiban (kasi kamtib) Lapas Cibinong Adi Nugroho Nur Wichaksono. Apakah anda percaya? Apakah anda masih ingat ketika penggeledahan rumah kediaman pribadi Sambo dikasus tewasnya brigadir Joshua juga ditemukan mini bar dan berisi jejeran miras yg sama dgn yg ditemukan di lapas Cibinong?"

Pernyataan tersebut memuat klaim mengenai jenis, merek, serta kisaran harga minuman yang disebut berada di lokasi pemeriksaan Ombudsman.

Edy Bayo Regar juga menyebut nama Adi Nugroho Nur Wichaksono dalam unggahannya dan mempertanyakan keterangan mengenai kepemilikan minuman tersebut.

Komentar pengguna X kemudian berkembang ke pembahasan mengenai minuman yang ditemukan di lokasi tersebut dan dugaan adanya hubungan dengan fasilitas lain.

Akun [@Lawinvesting] menanggapi dengan komentar, "Ahli permirasan pasti tau lah ya kenapa ada cocacola dan sprite disitu 🤭".

Edy Bayo Regar kemudian membalas komentar tersebut dengan singkat, "Yes😆".

Akun [@RstmBcl] memberikan tanggapan dari sudut pandang kebutuhan sehari-hari dengan menulis, "Kalu saya mending beli beras dapat dia karung cukup untuk 2 bulan Itu buat saya yg orang biasa, buat mereka haya temenan renginang".

Edy Bayo Regar merespons komentar tersebut dengan kalimat, "Benar mas. Kita sependapat."

Sementara akun [@achfauzi] menulis, "Topi miring dah gak laku yak".

Edy Bayo Regar kemudian membalasnya dengan komentar, "Topi miring kelasnya anak funk🤣".

Pembahasan mengenai jenis minuman juga muncul melalui komentar akun [@NHenryp29864] yang menulis, "KALO AKAR RUMPUT, CUKUP INTISARI ATAU ARAK MEDAN."

Edy Bayo Regar menanggapi komentar tersebut dengan satu kata, "Tuak 😆".

Akun [@lampunggehh] kemudian menulis, "Pembelaan yang pada akhirnya akan terungkap kebenarannya."

Komentar tersebut dijawab Edy Bayo Regar dengan pernyataan, "Yes Kebenaran akan menentukan jalannya sendiri".

Selain itu, akun [@baco_djafa11377] mempertanyakan kemungkinan adanya keterkaitan dalam temuan tersebut melalui komentar, "Sepertinya ada korelasi?"

Edy Bayo Regar menjawab pertanyaan tersebut dengan singkat, "Pastinya".

Berbagai tanggapan tersebut menunjukkan adanya perdebatan pengguna X mengenai temuan minuman keras di Lapas Cibinong, termasuk soal jenis minuman, kepemilikan, serta keterangan pihak yang disebut dalam unggahan.

Klaim mengenai kepemilikan minuman, harga, maupun dugaan keterkaitan dengan kasus lain dalam unggahan dan komentar tersebut merupakan pernyataan dari pengguna media sosial yang tetap memerlukan verifikasi dari pihak terkait.*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung