Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pegawai BGN Bikin Konten Nyinyir Korban Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Ingatan Hilang 70 Persen

Repelita.id

19 September 2026 23:00 WIB

[VIRAL] Pegawai BGN Bikin Konten Nyinyir Korban Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Ingatan Hilang 70 Persen
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital dan memancing perhatian luas dari warganet tanah air.

Dalam tayangan tersebut, seorang pria yang diduga kuat merupakan pegawai Badan Gizi Nasional tampak membuat konten video yang bernada menyindir.

ADVERTISEMENT

Konten itu dinilai menyoroti secara sarkas para korban yang mengalami musibah keracunan akibat menyantap menu Makan Bergizi Gratis di daerah Karo, Sumatera Utara.

Berdasarkan penelusuran digital, rekaman tersebut pertama kali disebarluaskan oleh akun Instagram @reset.feeds pada hari Sabtu, 19 September 2026.

Di dalam video kontroversial itu, sosok pria tersebut terlihat tengah membahas hidangan berupa olahan daging ayam yang telah dimasak sejak sehari sebelumnya.

Pria yang belakangan diketahui bernama Gerardus Majella Hananto Hega Permanaditya tersebut melontarkan kalimat candaan yang menyinggung kondisi daya ingat.

Melalui rekaman itu, dia berujar, Btw gue makan chicken katsu masakan kemarin. Apakah masih enak? Mmm... Oh tidak! Ingatanku hilang 70 persen!

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut pada profil profesional LinkedIn miliknya, Gerardus tercatat aktif bekerja memegang posisi sebagai Accounting Analyst di Badan Gizi Nasional.

Sontak saja, aksi pembuatan konten candaan tersebut menuai gelombang kecaman keras serta kritik pedas dari para pengguna media sosial di kolom komentar.

Salah satu tanggapan tajam datang dari akun @sayidah_arafaholshop yang menuliskan komentar berbunyi, Apakah Indonesia sudah benar2 hilang rasa empatinya ya ALLAH.

Tidak ketinggalan, desakan tegas juga disuarakan oleh netizen lainnya melalui akun @si.om.ndut_ yang menuliskan komentar berbunyi, Kawal terus.. jgn sampe kendor.. harus dipecat.

Hingga berita ini resmi dituliskan, konten video kontroversial itu masih terus bergulir menjadi pusat perhatian serta perdebatan di ruang publik maya.

Pihak redaksi media bersangkutan sebelumnya telah berupaya melayangkan sejumlah pertanyaan konfirmasi kepada para pejabat berwenang di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Namun, hingga saat ini belum terdapat tanggapan resmi ataupun respons apapun dari pihak institusi terkait mengenai ulah pegawainya tersebut (*).

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung