Repelita Jakarta - Perbincangan mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ramai di media sosial setelah muncul sorotan terhadap pesan pemerintah mengenai makanan yang dikonsumsi siswa.
Akun Threads @abangtv.id mengunggah sejumlah pernyataan yang membandingkan pesan Gibran dan Sudaryono terkait pelaksanaan program tersebut sekitar 14 jam sebelum materi ini disusun.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti perbedaan pesan yang dinilai dapat menimbulkan pertanyaan di kalangan orang tua.
"GIBRAN bilang: “Saya titip anaknya BAWA BEKAL DARI RUMAH AJA yang dimasak oleh ibunya masing-masing.”
Di sisi lain, SUDARYONO bilang: “MBG keseluruhan NGGAK ADA MASALAH. INI YANG RAME DI SOSMED, ini masalah ideologis & politik.”
Jadi yang harus dipercaya yang mana nih? MBG aman, atau tetap bawa bekal?"
Dalam unggahan berikutnya, @abangtv.id kembali mempertanyakan alasan munculnya imbauan membawa makanan dari rumah jika pelaksanaan MBG secara keseluruhan disebut tidak bermasalah.
"Kalau memang MBG secara keseluruhan nggak ada masalah, wajar kalau orang tua nanya: Kenapa sampai ada imbauan bawa makanan dari rumah?
Apalagi ini muncul di tengah kasus maraknya keracunan yang bikin orang tua khawatir. Di kondisi seperti ini, komunikasi pemerintah justru jadi penting."
Menurut akun tersebut, persoalan yang dibahas tidak semata-mata mengenai penilaian berhasil atau tidaknya program MBG.
"Gue nggak bilang MBG dianggap gagal. Program sebesar ini jelas butuh evaluasi dan perbaikan kalau memang ada masalah di lapangan. Tapi jangan sampai pesan yang keluar malah bikin publik makin bingung."
Akun tersebut kemudian menempatkan kekhawatiran orang tua sebagai persoalan utama dalam perdebatan mengenai makanan yang diberikan kepada anak.
"Karena buat orang tua, ini bukan soal ideologi atau politik. Ini soal: “Anak gue makan apa hari ini, aman atau nggak?”"
Unggahan @abangtv.id tersebut memperlihatkan adanya respons terhadap pesan berbeda yang dikaitkan dengan Gibran dan Sudaryono dalam pembahasan mengenai MBG.
Pernyataan yang ditampilkan dalam unggahan tersebut menjadi bahan perbincangan di media sosial, terutama mengenai pentingnya kejelasan komunikasi pemerintah kepada masyarakat.
Materi tersebut tidak memuat keterangan tambahan mengenai konteks lengkap pernyataan Gibran maupun Sudaryono di luar kutipan yang ditampilkan oleh akun @abangtv.id.
Karena itu, perbedaan pernyataan yang menjadi sorotan dalam unggahan tersebut perlu dilihat sesuai konteks masing-masing pernyataan dan tidak serta-merta dimaknai sebagai pertentangan kebijakan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads