Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pidato Prabowo Soal Ancaman Demokrasi Disorot, Warganet Pertanyakan Bukti Tuduhan Suap dan Operasi Asing

Repelita.id

19 September 2026 22:44 WIB

[VIRAL] Pidato Prabowo Soal Ancaman Demokrasi Disorot, Warganet Pertanyakan Bukti Tuduhan Suap dan Operasi Asing
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan pengguna Threads @rq_arki17 pada 19 September 2026 menyoroti isi pidato Presiden Prabowo Subianto yang membahas ancaman terhadap demokrasi dan pengaruh kekuatan ekonomi.

Dalam unggahannya, @rq_arki17 mempertanyakan pernyataan mengenai potensi suap terhadap sejumlah institusi negara, termasuk hakim, jaksa, jenderal, menteri, hingga presiden.

ADVERTISEMENT

Pengguna tersebut juga meminta agar tuduhan mengenai operasi, buzzer, dan kepentingan asing disertai bukti serta diproses melalui jalur hukum.

Berikut isi unggahan @rq_arki17 secara utuh:

"Hari ini bener2 keganggu baca pidato Presiden.Prabowo bilang demokrasi bisa dibajak orang yang punya kekuatan ekonomi besar. Katanya hakim, jaksa, jenderal, menteri, bahkan presiden bisa disogok. Terus ada algoritma, buzzer, robot, fitnah, sampai kepentingan bangsa lain.TUDUHANNYA GEDE BANGET.Tapi siapa orangnya? Siapa yang nyogok? Operasinya apa? Buktinya mana?Kalau memang ada operasi sebesar itu, buka faktanya dan proses secara hukum. 1/2"

Pada unggahan lanjutan, akun tersebut kembali mempertanyakan penggunaan sejumlah istilah dalam pidato, khususnya ketika membahas kritik, fitnah, buzzer, dan dugaan keterlibatan pihak asing.

"H yang bikin khawatir, Presiden juga menyerang sebagian “pakar” dan bicara soal fitnah serta kepentingan bangsa lain. Padahal nama dan bukti spesifiknya juga tidak disebut.Kritik, fitnah, buzzer, suap, dan operasi asing punya arti yang beda.JANGAN SAMPAI SEMUANYA DICAMPUR JADI SATU MUSUH YANG GAK JELAS. 2/2"

Selain unggahan tersebut, pengguna Threads @ch070515 turut menyampaikan komentar yang menyinggung latar belakang serta perjalanan karier militer Prabowo Subianto.

Komentar itu mengatasnamakan informasi dari kerabatnya yang disebut pernah satu angkatan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo.

Dalam pernyataannya, akun tersebut menyampaikan sejumlah tuduhan mengenai kemampuan, kualifikasi, dan pengalaman Prabowo saat menjalani dinas militer.

Berikut isi komentar @ch070515 secara utuh:

"Menurut adik alm ayah saya, yg juga 1 litting dg p sby dan ps, seblm ps di turunkan ke tk bawah,PS memang botol daglog, inkompeten, tdk memenuhi syarat masuk & kualifikasi sbg calon perwira militer,Besar omong tp o, banyak tingkah utk menutupi kebodohan nya,Saat dinas aktif banyak membuat masalah dg ling kerja & senior nya,Satu2 nya perwira pasukan elit yg di tangkap musuh (fretelin) dlm sejarah ya cuma ps !Dan itu krn kebodohan & besar omong,"

Pernyataan mengenai pengalaman militer dan penangkapan tersebut merupakan klaim dari pengguna media sosial yang belum disertai bukti atau verifikasi independen dalam materi yang tersedia.

Sementara itu, perdebatan dalam unggahan @rq_arki17 berfokus pada tuntutan agar pernyataan mengenai ancaman terhadap demokrasi, dugaan suap, serta pengaruh pihak tertentu disampaikan dengan informasi yang jelas dan dapat diuji.

Beragam tanggapan tersebut memperlihatkan perbedaan pandangan pengguna media sosial terhadap pidato Presiden Prabowo, transparansi tuduhan yang disampaikan, serta penilaian terhadap rekam jejak kepemimpinannya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung