Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Prabowo Disebut Tahu Aktor di Balik Kematian KPPS 2019 dan 6 Laskar FPI KM50

Repelita.id

24 August 2026 23:21 WIB

[VIRAL] Prabowo Disebut Tahu Aktor di Balik Kematian KPPS 2019 dan 6 Laskar FPI KM50
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan publik terhadap kepemimpinan nasional kembali mencuat pascaunggahan politisi Edy Bayo Regar di media sosial.

Melalui akun X @regar_op0sisi pada 24 Agustus 2026 pukul 9.18 AM, Edy menyampaikan kritik terbuka yang menyindir respons Presiden Prabowo Subianto terkait dua tragedi besar.

ADVERTISEMENT

"Presiden @prabowo tahu aktor yg membuat meninggalnya 800 petugas KPPS di pilpres 2019. Dia juga tahu dalang tewasnya 6 laskar FPI di KM50. Semua orang juga tahu pak siapa dalangnya. Justru masyarakat kecewa dgn anda sang dalang sampai sekarang masih anda puja puji bahkan kalian ketawa bareng," tulis akun @regar_op0sisi.

Pernyataan menohok tersebut mendadak mengundang gelombang komentar dari sesama pengguna platform X.

"Dia Tahu hanya sekedar Tempe..." tulis akun @HanifWadi4539.

Komentar lain mengekspresikan nada ketidakpercayaan terhadap laporan yang diterima oleh Presiden.

"Kalian percaya ma pengakuan Wowo Saya sih gak Wowo setiap dapat laporan pasti banyak salahnya," tulis akun @daffa97498.

Sindiran lain bahkan melayangkan tuduhan langsung di kolom komentar.

"Wowo sendiri dalangnya," tulis akun @alan_joe84691.

Sementara itu warganet lain mengkritik pergeseran sikap politik pasca-kekuasaan didapatkan.

"Gemoy sudah disumpal kekuasaan," tulis akun @Deee_otw.

Kekecewaan senada turut diungkapkan oleh pengguna media sosial lainnya.

"Tau semua tp masuk kdlm rezim iblis hny ingin berkuasa, Naudzubillah," tulis akun @rahmawatipoda.

Kritik atas sikap diam pemerintah juga disuarakan secara lugas.

"Tau pun diem ja y percuma, unfaedah buat rakyat Indonesia," tulis akun @man_boedi96578.

Sebagian warganet menilai penyampaian informasi tersebut sudah tidak memiliki nilai kebaruan.

"Cuma tau tau saja, Kemudian saya dapat laporan Basi semua Wkwkwkwkw," tulis akun @RadenSyamill.

Tanggapan lain menyinggung adanya transaksi politik yang merugikan masyarakat luas.

"Prabowo ngotot jd presiden. Dan jokowi memanfaatkannya. Klopp. Rakyat tertentu cuma kebagean bansos sekali dua kali lalu disuruh nyoblos. Country sold out," tulis akun @123xtg123.

Sindiran mengenai wacana tanpa tindakan nyata turut menghiasi kolom respons.

"kita juga tahu banget siapa yang " No Action Talk Omon-omon".......!!" tulis akun @RNyaen22295.

Sementara itu narasi lain menyoroti kontradiksi antara pengetahuan atas isu-isu krusial dan dukungan politik yang diberikan.

"Prabowo juga tau status ijazah Jokowi asli atau palsu, beliau juga tau siapa dibalik akun fufufafa.. Tapi teriakan "hidup Jokowi" mengalahkan segalanya.." tulis akun @InterQomink.

Duka atas rentetan peristiwa kelam masa lalu pun kembali diungkit oleh netizen.

"Sejerah terkelam bangsa dan mungkin tragedi satu²nya di dunia..., di mana nyawa seakan sudah tak berharga, tanpa investigasi.., tanpa penjelasan nyata. Tp ironisnya, semua seakan tersihir diam melihatnya," tulis akun @Awan2379.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Negara mengenai dinamika respons publik di media sosial tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung