Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ratusan Mahasiswa Segel Kampus Unpas Bandung Desak Pemecatan Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Repelita.id

17 October 2026 17:31 WIB

[VIRAL] Ratusan Mahasiswa Segel Kampus Unpas Bandung Desak Pemecatan Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang kemarahan mahasiswa meletus di kawasan lingkungan Kampus Universitas Pasundan, Bandung, setelah terungkapnya skandal asusila di lingkungan akademis.

Aksi demonstrasi besar-besaran yang diiringi dengan penyegelan fasilitas universitas tersebut digulirkan secara masif oleh ratusan peserta didik pada hari Rabu, 14 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Langkah perlawanan terhadap dugaan tindakan pencabulan dan pelecehan seksual oleh oknum pengajar ini disebarluaskan oleh akun @jatengbincang pada tanggal 17 Oktober 2026.

"UNPAS MELEDAK! RATUSAN MAHASISWA SEGEL KAMPUS "Dosen Cabul Harus Dipecat ATAU KAMPUS KITA LUMPUHKAN"" tulis akun @jatengbincang mengutip langsung orasi protes.

Peserta aksi menerangkan bahwa unjuk rasa dipicu oleh kekecewaan mendalam atas tindakan tidak terpuji oknum akademisi yang mencederai integritas moral lembaga.

"Gelombang kemarahan mahasiswa meletus di Kampus Universitas Pasundan (Unpas), Bandung. Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Rabu, 14 Oktober 2026, menyusul membongkarnya dugaan skandal pelecehan seksual dan pencabulan yang dilakukan oleh seorang oknum dosen terhadap mahasiswanya." lanjut akun @jatengbincang.

Melalui mimbar bebas, pengurus BEM KM Unpas mengecam keras penyalahgunaan relasi kuasa yang mencederai nama baik institusi berlandaskan nilai Kesundaan serta keislaman.

Pihak penanggung jawab aksi secara tertulis melayangkan empat tuntutan tegas kepada jajaran rektorat, di mana salah satunya mendesak pemecatan permanen bagi pelaku.

"Dalam aksi tersebut, BEM KM Unpas mengecam keras tindakan oknum akademisi yang dinilai memanfaatkan relasi kuasa dan mencoreng nama kampus berlandaskan nilai Kesundaan serta keislaman. Mahasiswa melayangkan empat tuntutan tegas, salah satunya mendesak pemecatan permanen terhadap oknum dosen terkait." papar akun @jatengbincang.

Respons dari pihak pimpinan universitas disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Belwamud Unpas, Cartono, yang membenarkan masuknya laporan pengaduan dari korban.

"Pihak rektorat melalui Wakil Rektor Bidang Belwamud Unpas, Cartono, mengonfirmasi adanya laporan indikasi pelecehan verbal hingga sentuhan fisik." tulis akun @jatengbincang.

Guna menyelesaikan perkara tersebut, manajemen kampus berjanji membongkar tuntas kasus dengan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan perwakilan mahasiswa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung