Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Saksi Ahli Kubu Gibran yang Pernah Diusir Hakim MK Ramai Diprotes Usai Tampil di Televisi

Repelita.id

05 October 2026 16:22 WIB

[VIRAL]  Saksi Ahli Kubu Gibran yang Pernah Diusir Hakim MK Ramai Diprotes Usai Tampil di Televisi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kehadiran perwakilan saksi hukum dari kubu wakil presiden dalam program siaran stasiun televisi nasional menuai protes keras dari kalangan masyarakat.

Sorotan publik mencuat akibat pembawaan personal sang figur hukum yang dinilai tidak mengedepankan nilai etika kesopanan saat beradu argumentasi di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Kritik tajam mengenai perilaku perwakilan pembela administrasi tersebut disebarkan oleh akun media sosial @BangPino__ pada tanggal 4 Oktober 2026 pukul 11.02 PM.

Melalui narasi tertulisnya pengunggah menyayangkan kebijakan stasiun televisi yang dinilai masih memberikan ruang bagi figur publik berperilaku buruk.

Akun @BangPino__ menuliskan kekecewaan personal yaitu "Harusnya Termul yang satu ini ga usah di undang ke stasiun televisi deh. Kemarin udah diusir Hakim MK saat jd saksi Ahli dari team nya Gibran, dan nampaknya emang tidak memiliki norma dan etika saat diajak berdiskusi." melalui halaman internet.

Tindakan tegas berupa pengusiran oleh majelis hakim di ruang sidang peradilan sebelumnya disinyalir menjadi bukti kuat atas buruknya pembawaan sang ahli.

Kiriman mengenai polemik perilaku pembela hukum di media massa tersebut segera memicu reaksi keras serta perdebatan panas di kolom komentar.

Akun @Raja74829115 melayangkan tuduhan politik serius mengenai adanya kesepakatan rahasia alokasi jabatan pemerintahan untuk masa mendatang.

Pengguna tersebut menuliskan komentar spekulatif persis berbentuk "Kenapa Termul ngotot membela Jokowi dan anaknya yg bermasàlah Ijazah? Partai PKI PSI sdh ménjanjikan mereka jabatan penting kétika 2029 PSI menang.Ini strategi PSI yg dibangun Jokowi kéliling Indonesia pakai uang hasil korupsi méngkampanye kan PSI harus menang di pemilu 2029." di kolom ulasan.

Desakan agar pihak pengelola stasiun televisi tidak memberikan ruang panggung bagi figur tersebut juga disuarakan pengguna internet lain.

Akun @Ilykilikili menuliskan ulasan kejengkelan psikologis secara langsung berupa "Nyocos mulu.. Jgn kasih panggung.., mumet nonton tv ada dia" pada kolom interaksi digital.

Banyaknya keluhan warga net ini mengindikasikan tingginya tuntutan masyarakat terhadap mutu siaran serta nilai edukasi diskusi politik di televisi nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung