Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] “Saya Terima Laporan” Disorot di Tengah Gelombang PHK dan Tekanan Rupiah, Akurasi Data Pemerintah Dipertanyakan

Repelita.id

27 October 2026 16:40 WIB

[VIRAL]  “Saya Terima Laporan” Disorot di Tengah Gelombang PHK dan Tekanan Rupiah, Akurasi Data Pemerintah Dipertanyakan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang pemutusan hubungan kerja di dalam negeri dilaporkan masih terus melanda hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

Situasi tersebut memicu keprihatinan mendalam dari warganet karena kondisi ekonomi dinilai sedang tidak baik-baik saja.

Banyak korporasi besar dikabarkan bertumbangan akibat situasi pasar yang semakin sulit.

Kondisi diperparah oleh pelarian modal asing secara masif yang menyebabkan melemahnya posisi nilai tukar rupiah.

Mata uang dolar Amerika Serikat bahkan diinfokan telah menembus angka Rp 18.127.

Sentimen negatif ini memicu kepanikan di pasar modal hingga membuat zona merah di pergerakan IHSG.

Berbagai persoalan ekonomi pelik tersebut memicu sorotan tajam terhadap kredibilitas data yang diterima oleh jajaran birokrasi.

Keluhan mengenai kondisi ekonomi nasional ini sebelumnya disampaikan oleh akun @sorazen7 pada Oktober 2026.

Akun tersebut menyoroti kalimat baku pimpinan yang kerap mengklaim keberhasilan kerja lewat jalur administratif formal.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi kritikan yang cukup panjang.

"Saya terima laporan..", "Saya dapat laporan..", "Ada laporan yang masuk..", " Berdasarkan laporan yang saya terima.. ", " Dari laporannyang saya dapatken.." Kira kira bunyinya begitu. Mengglorifikasi kinerja pemerintahan-nya yang sebenarnya jeblok. Tapi, laporan yang diterima-nya ya kayak begini. Badai PHK belum kunjung seelesai, Perusahaan banyanbyang collapse, dana asing keluar secara massive dan serentak sampai IHSG Kebakaran, Dollar tembus Rp. 18.127,- tapi laporan yang sampe masih ABS aja.

Unggahan mengenai realita krisis industri dan moneter tersebut memicu perbincangan hangat di jagat maya.

Banyak netizen sepakat bahwa realita di lapangan sangat bertolak belakang dengan klaim keberhasilan dari pusat.

Komentar bernada ketidakpercayaan juga bermunculan dari pengguna media sosial lainnya dalam kolom tanggapan.

Salah satu respons datang dari akun @bang_jack_mgl yang menulis tanggapannya secara singkat.

BOHONG nya Keterlaluan

Tanggapan tersebut kemudian dibalas kembali oleh pengunggah pertama di dalam utas diskusi yang sama.

Akun @sorazen7 memberikan respons lanjutan terkait dampak dari kebohongan laporan tersebut.

Kalau gak bohong nanti Wowok Marah dan bisa bisa dipecat kayak Purbaya(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung