Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Sebut Tak Ada Dana Khilsus Pemadam Api, Pernyataan Menteri Kehutanan Terkait Karhutla Menuai Kecaman Netizen

Repelita.id

18 October 2026 23:09 WIB

[VIRAL] Sebut Tak Ada Dana Khilsus Pemadam Api, Pernyataan Menteri Kehutanan Terkait Karhutla Menuai Kecaman Netizen
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Menteri Kehutanan dilaporkan menyampaikan pernyataan mengejutkan mengenai ketiadaan alokasi dana khusus dari pemerintah yang diperuntukkan bagi upaya pemadaman kobaran api.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut seketika menuai sorotan tajam serta memicu spekulasi di tengah publik mengenai kewajiban masyarakat untuk ikut patungan dalam mengatasi kedaruratan bencana.

Kabar mengenai keluhan fasilitas anggaran operasional penanggulangan karhutla tersebut mencuat lewat unggahan opini di sebuah platform jejaring sosial digital.

“🚨 KATA MENHUT TAK ADA DANA KHUSUS UNTUK PEMADAM API, RAKYAT DISURUH IKUT URUNAN KAH❓,” tulis akun @ruanglogo.id pada hari Minggu, 18 Oktober 2026.

Masyarakat menyayangkan sikap otoritas pusat lantaran pos finansial negara dinilai selalu tersedia apabila dialokasikan untuk pembiayaan program prioritas lain maupun kebutuhan birokrasi.

Warganet merinci sejumlah pos pengeluaran seperti program Makanan Bergizi Gratis, dana operasional, hingga urusan penyesuaian pendapatan serta fasilitas bagi para pejabat yang selalu terpenuhi.

“TAPI DANA UNTUK: MBG... SELALU ADA, KOPDES... SELALU ADA, GAJI PEJABAT... SELALU ADA, TUNJANGAN PEJABAT.. SELALU ADA, NAIK GAJI PEJABAT... SELALU ADA, BUZZER... ADA,” ketik akun @ruanglogo.id.

Kondisi ketimpangan pembiayaan mitigasi tersebut dinilai sangat mengecewakan lantaran beban pemulihan ekosistem yang rusak akibat kebakaran justru dialihkan kepada warga negara.

“KELIATAN BANGET MEREKA PINGIN UANGNYA AJA, GILIRAN NEGARA LAGI SAKIT RAKYAT YANG HARUS NANGGUNG....🫣🤧,” lanjut akun @ruanglogo.id.

Keterbatasan anggaran penanganan kedaruratan lingkungan ini langsung memantik reaksi berantai serta gelombang komentar sinis dari kalangan pengguna internet.

“duitnya habis dipake nyawer LC ya ?,” cibir akun @m.b_hariri di kolom komentar yang kemudian direspons oleh sang pembuat unggahan utama.

“Habis buat ngajak ngopi sambil main gaple,” timpal akun @ruanglogo.id dengan nada menyindir.

Sebagian warganet lain mengutarakan pendapat serupa mengenai dominasi penyerapan anggaran negara yang terkuras habis demi mengejar pemenuhan target proyek strategis nasional.

“duitnyaa di pake mbg sama kopdes mulu sihhh,” ulas akun @brownust.id yang dibenarkan oleh pengelola akun utama dengan sebutan program prioritas.

Kekecewaan publik kian meluas dengan adanya komentar bernada ejekan yang menyentil komitmen awal jajaran kabinet mengenai jaminan kebersihan tata kelola keuangan.

“katanya insya Allah gk ada penyelewengan,, wkwk,” keluh akun @mieya_483 yang diiringi kritik pedas netizen lain mengenai hilangnya rasa canggung pejabat saat membeberkan kondisi tersebut.

“Gak ada malu2nya loe ya ngomong gitu,” kecam akun @pacheatep terhadap argumentasi kementerian di ruang publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung