Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] SEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Deklarasikan Nestapa Indonesia, Soroti Kemunduran Demokrasi dan Beban Rakyat

Repelita.id

24 October 2026 16:49 WIB

[VIRAL] SEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Deklarasikan Nestapa Indonesia, Soroti Kemunduran Demokrasi dan Beban Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - SEMA UGM bersama BEM UI dan KM ITB menggelar pernyataan sikap bersama bertajuk Nestapa Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Pancasila UGM pada Sabtu 26 September 2026.

ADVERTISEMENT

Deklarasi itu menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai membebani masyarakat.

Para mahasiswa menyinggung kemunduran demokrasi dan menyempitnya ruang kritik.

Mereka juga menyoroti persoalan transparansi serta pertanggungjawaban anggaran negara.

Ketua Umum SEMA UGM Mesa Syafitra menyampaikan isi pernyataan tersebut.

“Pernyataan ini membawa kegelisahan mahasiswa mengenai kemunduran demokrasi, menyempitnya ruang kritik, persoalan transparansi dan pertanggungjawaban anggaran negara, supremasi hukum, serta kondisi sosial-ekonomi yang semakin membebani masyarakat,” ujar Mesa Syafitra pada Sabtu 26 September 2026.

Para mahasiswa mendesak adanya pembenahan supremasi hukum di tingkat nasional.

Mereka juga menyerukan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi yang dirasakan semakin berat.

Aksi ini sekaligus menjadi seruan bagi seluruh elemen masyarakat sipil.

Mahasiswa mengajak agar konsolidasi gerakan dilakukan secara damai dan terorganisasi.

Unggahan terkait pernyataan sikap tersebut sebelumnya dibagikan melalui akun TikTok @pandanganjogja.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

@pandanganjogja SEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB menggelar pernyataan sikap bersama bertajuk "Nestapa Indonesia" di Lapangan Pancasila UGM, pada Sabtu (26/9). Deklarasi ini menyoroti polemik kemunduran demokrasi, menyempitnya ruang kritik, hingga karut-marut transparansi anggaran negara yang membebani masyarakat. Para mahasiswa mendesak adanya pembenahan supremasi hukum dan kondisi sosial-ekonomi nasional. “Pernyataan ini membawa kegelisahan mahasiswa mengenai kemunduran demokrasi, menyempitnya ruang kritik, persoalan transparansi dan pertanggungjawaban anggaran negara, supremasi hukum, serta kondisi sosial-ekonomi yang semakin membebani masyarakat,” ujar Ketua Umum SEMA UGM, Mesa SSyafitra Sabtu (26/9). Aksi ini juga menjadi seruan bagi seluruh elemen masyarakat sipil untuk kembali menyusun konsolidasi gerakan secara damai dan terorganisasi. Aset: Artikel: Pandangan Jogja Video: Dok. Istimewa #ugm #itb #ui #mahasiswa #pandanganjogja ♬ suara asli - Pandangan Jogja

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung