Berita, Nasional

[VIRAL] Sentana TV Data A1! If Jokowi's Diploma is Genuine, Does This Mean Gibran Isn't Jokowi's Son?

Repelita.id

13 May 2026 15:41 WIB

[VIRAL] Sentana TV Data A1! If Jokowi's Diploma is Genuine, Does This Mean Gibran Isn't Jokowi's Son?
Foto: Istimewa

Repelita Solo - Unggahan rekaman diskusi tajam yang mengupas keabsahan silsilah keturunan serta garis waktu administrasi dari lingkaran utama mantan penguasa ketujuh mendadak menjadi pusat perhatian pemirsa jagat digital nasional.

Pembahasan krusial tersebut mengemuka dalam tayangan program bincang-bincang Sentana TV yang dipandu oleh Michael Sinaga guna membedah kejanggalan dokumen kelulusan akademik yang dikomparasikan dengan sejarah perkawinan dinasti politik tersebut.

ADVERTISEMENT

Acara edukasi informasi tersebut menghadirkan dua orang panelis ahli di ruang studio yakni mantan tim penyusun naskah Luke Susilo bersama seorang praktisi kedokteran sekaligus pegiat sosial Dokter Zulkifli S Ekomei.

Pada sesi pembuka diskusi sang pembawa acara Michael Sinaga langsung memantik perdebatan panas dengan mempersoalkan sinkronisasi data penting milik figur publik tersebut dengan menyatakan “Hari ini dia membawa data tentang Gibran Kenapa Jokowi pernah bekerja di Aceh di tengah hutan rimba kapan Jokowi menikah kapan Gibran lahir kok semuanya ini terjadi di waktu yang sama kerja di hutan sambil menikah sambil Gibran lahir”.

Dalam ulasannya Luke Susilo memaparkan hasil pelacakan data kronologis yang dihimpun dari lembaran pengumuman resmi serta kompilasi kesaksian internal dari mantan fungsionaris komunikasi kepresidenan terdahulu.

Dirinya merujuk pada pernyataan tertulis mantan juru bicara istana Fadjroel Rachman yang menyebutkan ritual sakral pernikahan kedua orang tua sang wakil presiden terjadi pada tanggal dua puluh empat Desember seribu sembilan ratus delapan puluh enam.

Data tersebut memicu tanda tanya besar lantaran diklaim tidak selaras dengan rentang masa penugasan dinas di pedalaman Sumatra selama dua setengah tahun yang tumpang tindih dengan pencatatan kelahiran sang putra sulung pada awal Oktober seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh.

Melalui komparasi kalkulasi matematis tersebut Luke Susilo menemukan adanya ketidakcocokan kronologi yang sangat mendasar sehingga memicu keraguan publik atas keaslian status hubungan hukum keluarga pejabat bersangkutan.

Sementara itu Dokter Zulkifli S Ekomei memberikan kesimpulan akhir yang menohok guna merespons tumpukan berkas perkara yang dinilai penuh dengan kejanggalan administratif tersebut dengan menyimpulkan “kayanya semua pembohong Pak”.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung