Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Seruan Usir Pembenci Israel dari Papua Picu Kecaman Netizen

Repelita.id

06 May 2026 13:29 WIB

[VIRAL] Seruan Usir Pembenci Israel dari Papua Picu Kecaman Netizen
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Warganet dengan akun @kafiradikalis melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan pro-Israel yang berasal dari Papua, dengan menuliskan, "Bayangkan kalau umat Islam yg mengatakan ini dalam dimensi yg berbeda."

Lebih lanjut ia menambahkan, "Tapi karna yg mengatakan adalah Laskar Kristus maka mustahil rame. Pokoknya, no Islam no rame… (``,)"

ADVERTISEMENT

Pernyataan @kafiradikalis yang diunggah pada 1.23 PM, 4 Mei 2026 itu langsung memicu reaksi berantai dari berbagai akun lain di platform yang sama.

Akun @madHink pada 4 Mei mengaku bingung dengan keberadaan oknum Kristen yang mencintai Israel, sambil bertanya apakah mereka kurang membaca atau bagaimana.

Menanggapi kebingungan tersebut, @kafiradikalis menjawab bahwa jangankan warganet biasa yang bingung, orang-orang Kristen Palestina sendiri pun bingung dengan sikap orang Kristen di luar Palestina yang mendukung zionis Israel.

Akun @BaitiiJannati pada 4 Mei mencoba menggali lebih dalam dengan bertanya apakah sikap pro-Israel dari orang Papua itu didasari posisi politis atau religius.

@kafiradikalis dengan tegas menjawab bahwa sikap tersebut merupakan sikap teologis, bukan sekadar pilihan politik praktis.

Akun @rang_simabua pada 4 Mei berpendapat bahwa kelompok pendukung Israel di Papua mungkin belum tahu bagaimana perlakuan Zionis terhadap umat Kristiani di Israel sana.

@kafiradikalis kemudian merinci bahwa akibat dari dukungan buta tersebut sangat parah, dimana jika sekadar diludahi mungkin masih bisa ditoleransi, namun kenyataannya Kristen Palestina diperkosa dan dibunuh.

Akun @Gi_N0ng pada 4 Mei mencoba melerai dengan menyebut bahwa sesama kafir sebaiknya tidak saling lompat pagar orang, sambil mempertanyakan sejak kapan kejadian itu terjadi.

@kafiradikalis menjawab dengan enteng bahwa diskusi tersebut memang sedang membahas sesama kafir, sehingga tidak perlu saling menyalahkan.

Akun @Ch0c0latePuff dua jam sebelum tanggapan ini ditulis berkomentar bahwa ribuan komentar dalam diskusi tersebut seperti membuang-buang waktu karena tidak akan pernah didengarkan oleh mereka yang dituju.

@kafiradikalis menjawab 56 menit kemudian dengan nada pasrah bahwa komentar-komentar itu paling hanya dibaca sedikit saja.

Akun @Handghost99 pada 6 jam yang lalu menyoroti bahwa fenomena ajakan perang semacam ini hanya terjadi di Indonesia dan di kalangan minoritas Palestina.

Ia menambahkan bahwa umat Islam masih bisa bersabar karena ulama lebih mementingkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah diperjuangkan dengan harta dan nyawa.

Akun @Mainmainsa25777 pada 4 Mei mengungkapkan kemarahan terhadap mereka yang mati-matian membela militer Israel meskipun di sana mereka sendiri tidak dihargai.

Ia mencontohkan bagaimana gereja-gereja dibom dan patung Tuhan dihancurkan di Lebanon, namun masih ada orang bodoh dan tolol yang membela Israel dengan alasan tidak sengaja.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung