Repelita Jakarta - Fenomena intimidasi siber di ruang digital belakangan ini kian marak, terutama menyasar para figur publik yang berani menyuarakan isu-isu krusial di tengah masyarakat.
Hal ini mencuat setelah kelompok buzzer disinyalir sengaja dikerahkan untuk meredam kritik terkait krisis lingkungan serta kelangkaan energi yang terjadi di tanah air.
ADVERTISEMENT
Kabar mengenai pergerakan teror digital tersebut diunggah oleh akun media sosial @lensight.id pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Di tengah upaya pembungkaman itu, tanggapan berani datang dari pembuat konten edukasi terkemuka, Jerome Polin, yang memberikan pandangan kritis untuk membuka mata publik.
Jerome Polin secara lugas menekankan bahwa gertakan dari para buzzer sama sekali tidak sebanding dengan kepedihan riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai daerah.
Ia menunjuk fakta di lapangan mengenai jatuhnya korban jiwa, lonjakan penderita ISPA akibat bencana kabut asap, hingga antrean panjang pasokan bahan bakar yang membuat warga pingsan.
Kritik tajam dari sang pembuat konten tercermin melalui sebuah kalimat singkat namun bermakna mendalam terkait fenomena serangan tersebut. "Buzzer bisa diblock, tapi penderitaan mereka mana bisa?" tegas Jerome.
Langkah berani ini pun langsung memantik respons luas dari warga net yang memberikan beragam dukungan serta komentar di ruang publik maya. "pokoknya terus bersuara deh buat bang @jeromepolin jangan mau di ajak om² botak buzzer ya" cuit akun @rizkiamanaja.
Respons senada juga datang dari pengguna lain yang memberikan tanda perhatian kepada rekan lainnya. "Noh @_tepe46 ..." tulis akun @papigendut24.
Sementara itu, opini mengenai pola perusakan lingkungan dan dampaknya turut dikemukakan oleh pengguna jalan digital lainnya. "Karhutla bentar lagi beres karena musim tanam sawit harus segera selesai, abis itu apa? Trenya selesai" ungkap akun @nicobaruna.
Dampak sentimen negatif dari ketidakstabilan situasi ini juga dinilai mulai merembet ke sektor ekonomi makro nasional. "dampak nyatanya juga ke IHSG 😭" tambah akun @diselengkat_jin.
Di sisi lain, gelombang penolakan terhadap tindakan intimidasi siber juga disuarakan dengan tegas oleh pengguna lainnya.
"Gua juga KAGAK takut di serang buzzer Emang buzzer itu siapa ko di takuti Gw takutnya sama ciptakan gw Allah SWT Kalo buzzer melawan akan saya lawan Kalo bisa gw tantang di ring" tulis akun @yusfarezapartii.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads