Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Usulan Uji Kompetensi Terbuka Pejabat Negara di Media Penyiaran Nasional Memicu Perdebatan Hangat Warganet

Repelita.id

20 October 2026 16:24 WIB

[VIRAL] Usulan Uji Kompetensi Terbuka Pejabat Negara di Media Penyiaran Nasional Memicu Perdebatan Hangat Warganet
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Sebuah gagasan politik mengenai metode penilaian kompetensi pejabat negara yang melibatkan pengujian akademis secara terbuka di media penyiaran nasional memicu perdebatan hangat di kalangan warganet.

ADVERTISEMENT

Gagasan mengenai pentingnya kesadaran berpolitik tersebut sebelumnya diunggah oleh akun pandapotanbatubara pada hari Selasa, 20 Oktober 2026.

Pemilik akun berpandangan bahwa pengujian kapasitas personal melalui media televisi dapat menjadi tolok ukur yang transparan bagi pemilih.

"#Desakanies jadi salah satu contoh membangun kesadaran publik melek politik dan melihat sesuatu dari kapasitas dan kompetensi seseorang bukan karna koneksi. #ide cemerlang dari bung Rocky ini seharusnya menjadi wajib bagi tv one untuk membedah isi kepala para pejabat dinegri ini agar rakyat bisa melihat bagaimana isi rupa otak pejabat yang digadang-gadang akan membawa kemaslahatan bagi khalayak ramai." tulis akun pandapotanbatubara dalam narasi postingannya.

Wacana untuk menguliti pemikiran para pemangku kebijakan tersebut langsung mendapatkan persetujuan singkat dari sebagian pengguna jejaring sosial.

"Right..!!!" tulis akun abshalpalopo.

Pengguna internet lain juga memberikan tanggapan singkat mengenai nuansa pembicaraan politik yang berkembang di platform digital.

"amis" komentar akun jangkar_s.2025.

Kendati demikian, tidak sedikit pula warganet yang menilai pola pikir dalam usulan tersebut tidak rasional dalam melihat realitas kerja birokrasi.

"Hadeuh pikiran gak logik" cetus akun are.salendra.

Kritik tajam bahkan datang dari netizen yang membela rekam jejak kepemimpinan pejabat daerah yang dinilai sukses merintis karier dari tingkat bawah.

"Punya ijazah pemalas...maunya kerja sesuai ijazah.. tapi TDK punya kemampuan ... Wapres dari bawah wali kota....trus mampu berhasil ...dan bodohnya ada yg percaya sama hoax²...SDH ada penyetaraan masih bodoh...trus yg bodoh itu jelas sekalian jejak di gitalnya dari mana" tulis akun elokfayolla.

Komentar pembelaan tersebut langsung disanggahi kembali oleh sang pembuat konten utama untuk mempertegas esensi dari usulan uji publik tersebut.

"Oleh karna itu dukung ide ini agar rakyat bisa menilai itu murni isi kepala pejabat itu sendiri atau sekedar boneka yang jadi mainan cez" balas akun pandapotanbatubara.

Sentimen negatif terhadap cara penyampaian argumen dari tokoh pemikir yang diusulkan juga turut disuarakan oleh warganet lain.

"Bacot aja dia" sindir akun fire.bird_one.

Sebagai penutup, sebuah respons bernada satir menyamakan perlindungan terhadap kegagalan birokrasi dengan pembelaan terhadap pelaku kejahatan di tanah air.

"inimah sama aja ada maling ketahuan pas mo di gebukin di lindungi Indonesia gila" tulis akun acul_ke.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung