Berita, Nasional

[VIRAL] Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat DPR Viral, Harta Kekayaan Moreno Suprapto Tembus Rp40,9 Miliar

Repelita.id

20 September 2026 19:59 WIB

[VIRAL] Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat DPR Viral, Harta Kekayaan Moreno Suprapto Tembus Rp40,9 Miliar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Gerindra Moreno Soeprapto mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah sebuah rekaman video kontroversial yang memperlihatkan dirinya tengah melakukan panggilan video call di tengah ruang sidang kehormatan beredar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam cuplikan gambar yang viral di jagat maya tersebut, sang legislator tertangkap kamera sedang memegang telepon genggam miliknya di sela-sela berjalannya agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi 12 bersama jajaran direksi MIND ID yang diselenggarakan pada hari Selasa, 15 September 2026.

ADVERTISEMENT

Politisi yang juga mantan atlet olahraga otomotif nasional itu bahkan tampak tersenyum lebar dan secara spontan menjulurkan lidahnya ke arah kamera ponsel pintar miliknya di tengah keseriusan forum yang sedang mendalami materi hilirisasi strategis negara.

Insiden singkat di gedung parlemen tersebut seketika memicu gelombang kecaman masif dari masyarakat siber, yang kemudian berujung pada penelusuran lebih mendalam mengenai latar belakang personal, rekam jejak karier, hingga rincian harta kekayaan sang pejabat negara.

Figur publik kelahiran Jakarta pada tanggal 14 November 1982 ini sejatinya memiliki sejarah panjang di dunia profesional, di mana darah balap mengalir sangat kuat dari sang ayah yang merupakan pembalap senior Tinton Soeprapto serta sang kakak kandung Ananda Mikola.

Sebelum memutuskan untuk beralih haluan ke panggung politik praktis, ia telah mengoleksi deretan prestasi gemilang di sirkuit internasional, mulai dari menjuarai Formula Asia National Championship tahun 2000 hingga membela A1 Team Indonesia pada ajang A1 Grand Prix tahun 2006.

Setelah memutuskan gantung setir dari dunia adu cepat, ia mulai melebarkan sayap bisnisnya dengan menduduki sejumlah posisi strategis di korporasi, termasuk menjabat sebagai Komisaris PT AMM, Manager Sirkuit PT SSU, hingga Direktur PT Hotel Sarana Sirkuitindo.

Langkah perluasan karier tersebut membawa dirinya resmi bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2014, di mana ia langsung sukses mengamankan satu kursi parlemen dan tercatat berhasil mempertahankan posisinya selama tiga periode berturut-turut hingga masa jabatan 2024-2029.

Seiring dengan mencuatnya polemik etika sidang ini, perhatian masyarakat kini turut mengarah pada transparansi finansial miliknya berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang diserahkannya untuk periode pelaporan tahun 2025.

Dalam lembaran LHKPN resmi tersebut, total nilai harta kekayaan bersih yang dilaporkan oleh Ketua DPC Gerindra Kota Malang ini tercatat menyentuh angka yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp40.943.540.230 tanpa adanya catatan utang piutang.

Komponen terbesar dari pundi-pundi kekayaan alumni Universitas Paramadina ini didominasi oleh kepemilikan aset properti berupa tanah dan bangunan di wilayah strategis Jakarta Selatan serta Kota Malang dengan akumulasi nilai total menembus Rp34,3 miliar.

Secara rinci, aset properti tersebut meliputi sebidang tanah dan bangunan seluas 225/400 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp18,5 miliar, serta dua hamparan tanah di Kota Malang yang masing-masing ditaksir seharga Rp15 miliar dan Rp800 juta.

Untuk urusan garasi, suami dari Noorani Sukardi ini melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan roda empat dengan taksiran nilai Rp500 juta, yang terdiri atas satu unit Toyota Kijang Innova tahun 2014 dan satu unit Toyota Innova Zenix keluaran tahun 2022.

Sementara itu, sisa kekayaan lainnya dari ayah satu anak ini tersimpan dalam bentuk instrumen kas dan setara kas dengan nilai likuiditas yang cukup tinggi, yaitu sebesar Rp6.143.540.230 tanpa adanya kepemilikan surat berharga lainnya.

Rentetan data administratif serta rekam jejak kehidupan ini memperlihatkan sisi lain dari sang mantan pembalap, yang kini performa kepemimpinannya sebagai wakil rakyat justru diuji oleh penilaian publik akibat kecerobohan gestur di ruang rapat Senayan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung