Repelita [Jakarta] - Jagat media sosial sempat diramaikan oleh unggahan video pada Jumat, 12 Juni 2026, yang menampilkan personel penembak jitu atau sniper berada di atas atap sebuah bangunan.
Konten tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet karena banyak pihak yang salah menghubungkan rekaman itu dengan situasi aksi unjuk rasa yang berlangsung beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Faktanya, video tersebut merupakan rekaman lama yang diambil saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Januari 2026 silam.
Pada saat itu, sang penembak jitu tengah menjalankan tugas protokoler pengamanan ketat untuk agenda peresmian Sekolah Rakyat oleh Kepala Negara.
Keberadaan aparat tersebut merupakan prosedur standar keamanan yang lazim diterapkan dalam setiap agenda kunjungan Presiden ke daerah.
Dengan demikian, narasi yang ditayangkan tayangan tersebut dengan refleksi siswa dapat dipastikan tidak memiliki dasar kebenaran atau disinformasi.
Peristiwa pengamanan di Banjarbaru pada awal tahun lalu memang sempat menyita perhatian masyarakat dan memicu diskusi mengenai standar pengamanan tamu negara.
Lokasi peresmian yang dijaga ketat oleh personel gabungan TNI dan Polri mencerminkan betapa pentingnya agenda tersebut bagi masyarakat Banjarbaru sebagai pusat pendidikan nasional.
Klarifikasi ini diharapkan dapat menyebarkan spekulasi pembohong yang tersebar di masyarakat agar tidak terprovokasi oleh konten-konten lama yang disebarkan kembali di luar konteks aslinya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok