Repelita Jakarta - Sebuah rekaman percakapan telepon yang melibatkan pejabat daerah di Kalimantan Tengah mendadak viral dan menjadi pusat perhatian masyarakat luas.
ADVERTISEMENT
Rekaman suara tersebut memperlihatkan momen ketika Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati berbincang dengan Staf Ahli Kemenhut melalui sambungan telepon.
Informasi mengenai insiden yang menguras emosi ini pertama kali disebarluaskan oleh akun @backtobackinfo melalui platform media sosial Threads.
Peristiwa yang memicu kehebohan di ruang publik tersebut dilaporkan terjadi dan diunggah pada Kamis 15 Oktober 2026.
Dalam rekaman tersebut terdengar momen emosional saat sang wakil kepala daerah tidak mampu membendung air matanya hingga menangis.
Kekecewaan mendalam tersebut diduga kuat dipicu oleh pembatalan sepihak agenda kunjungan kerja dari Menteri Raja Juli ke wilayah tersebut.
Padahal sang menteri dijadwalkan hadir ke Kotawaringin Timur khusus untuk meninjau penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.
Perubahan rute peninjauan di lapangan yang terjadi secara mendadak membuat persiapan matang di daerah menjadi sia-sia.
Sebelum pembatalan itu diketahui, Irawati dilaporkan sudah berdiri menunggu dalam waktu yang cukup lama di tepi jalan raya.
Dirinya tidak sendirian karena turut didampingi oleh jajaran Forkopimda, elemen masyarakat, serta puluhan relawan pemadam kebakaran.
Batalnya kehadiran pejabat pusat ini langsung memicu gelombang reaksi keras serta kritik tajam dari para warganet di kolom komentar.
"@rajaantoni tanggung jawab dunia akhirat lu Jul...anak-istri, orang tua lu yg bakal kena getahnya!!!!!!" tulis akun bernama iguajulz_official meluapkan amarahnya.
"Astaga cuma minta ditemuin doang loh mereka, dia tuh cuma bikin content di bandara ternyata, jahat si rambut lepek itu" timpal akun iustitiaseptuaginta.
"Innalilahi wainnailaihi rojiun" tulis akun hendriasb.soesanto yang ikut bersedih atas kegagalan agenda peninjauan bencana alam tersebut.
"Gini ini nangis juga Lo . PNS PNS yg sudah purna tugas di kemenhut .mereka g bisa apa apa . Lihat penerus nya seperti ini" komentar akun akmadsyarif.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads