Berita, Nasional

Visa 320 Petugas Haji Indonesia Tiba-tiba Dibatalkan Arab Saudi, Termasuk Tim Media Center, Ada Apa?

Repelita.id

18 April 2026 15:18 WIB

Visa 320 Petugas Haji Indonesia Tiba-tiba Dibatalkan Arab Saudi, Termasuk Tim Media Center,  Ada Apa?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Visa ratusan petugas haji Indonesia untuk musim 2026 mendadak dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi, memicu kekhawatiran publik menjelang puncak ibadah haji.

Sebanyak 320 petugas haji, termasuk tim Media Center Haji (MCH), turut terdampak oleh kebijakan pembatalan visa dari otoritas Kerajaan Saudi.

ADVERTISEMENT

Wakil Menteri Haji RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa persoalan visa semacam ini sebenarnya kerap terjadi setiap tahun.

Hampir setiap tahun memang kendala visa selalu muncul, terutama dari pihak Saudi Arabia, biasanya mereka ada proses screening dan masalah administrasi, ujar Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Jumat, 17 April 2026.

Kementerian Haji dan Umrah RI menjelaskan bahwa kendala utama berasal dari gangguan teknis pada sistem pemrosesan visa di pihak otoritas Saudi.

Proses verifikasi ulang yang melibatkan beberapa instansi di Saudi, termasuk penyaringan data dan standar foto paspor, menjadi faktor utama terhambatnya penerbitan visa.

Dahnil mengakui bahwa sebelumnya sekitar 40 wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2026 belum mendapatkan visa mereka.

Kemarin itu memang sempat ada 40 wartawan yang belum dapat visanya, setelah keluar kemudian ter-cancel karena ada masalah administratif sektoral, tuturnya.

Wamenhaj menjelaskan bahwa administrasi sektoral yang dimaksud adalah permintaan dari Kementerian Informasi Saudi Arabia untuk melakukan verifikasi ulang terhadap data para petugas.

Seiring dengan pembaruan data yang dilakukan hingga 17 April 2026, seluruh visa yang sempat terkendala telah berhasil diterbitkan kembali oleh pihak Saudi.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa insiden pembatalan sementara tersebut tidak akan mengganggu jadwal keberangkatan para petugas.

Kami pastikan seluruh petugas bisa berangkat sesuai rencana untuk melayani jemaah, kata Irfan Yusuf.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sendiri sudah mulai diberangkatkan lebih awal sejak 17 April guna mempersiapkan kedatangan jemaah di Jeddah dan Madinah.

Sementara itu, jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April dan kloter pertama akan diberangkatkan pada 22 April 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung