Berita, Timur Tengah

Zionis Bangga Bombardir Lebanon, Iran Ngamuk dan Ancam AS, Lanjut Senjata Atau Perang Berkelanjutan Lewat Israel!!

Repelita.id

09 April 2026 17:51 WIB

Zionis Bangga Bombardir Lebanon, Iran Ngamuk dan Ancam AS, Lanjut Senjata Atau Perang Berkelanjutan Lewat Israel!!
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Meskipun telah menyepakati gencatan senjata dengan Amerika Serikat, Iran tetap memberikan ultimatum tegas yang memaksa Washington memilih antara perdamaian atau perang berkelanjutan melalui Israel.

"Syarat-syarat gencatan senjata antara AS-Iran jelas dan eksplisit, Amerika harus memilih gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel, Amerika tak dapat memiliki keduanya," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di akun media sosial X miliknya pada Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa seluruh dunia saat ini menyaksikan langsung pembantaian yang terjadi di Lebanon akibat serangan Israel.

"Bola ada di tangan Amerika dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya," tambah Araghchi dalam unggahannya.

Dikutip dari laporan kantor berita Tasnim, Teheran menyatakan akan menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS jika Israel terus melakukan pelanggaran melalui serangan terhadap Lebanon.

Sementara itu, tentara Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 100 lokasi dalam waktu 10 menit di berbagai wilayah Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon Selatan.

Serangan tersebut merupakan serangan terkoordinasi terbesar sejak dimulainya operasi militer terbaru Israel di Lebanon.

Sambil secara bersamaan memerangi Iran sejak 28 Februari lalu, Israel juga telah melancarkan serangan udara dan invasi darat di Lebanon selatan.

Agresi lintas batas itu dipicu oleh serangan kelompok pejuang Hizbullah pada 2 Maret, namun tetap dilakukan meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.

Sebelumnya, setelah melalui mediasi dari Pakistan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (7/4/2026) mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.

Trump juga menyebut bahwa Teheran telah mengajukan proposal 10 poin yang dinilai dapat diterapkan untuk proses negosiasi lebih lanjut.

Pengumuman itu disampaikan kurang dari dua jam sebelum berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Trump sebelumnya mengancam bahwa jika Iran tidak mau bernegosiasi, Teheran akan menghadapi kehancuran seluruh peradaban sebagai konsekuensinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung